Press "Enter" to skip to content

Komisi I DPR Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat Terpilih Periode 2022-2025

Social Media Share

JAKARTA, NP- Komisi I DPR RI telah memilih dan menetapkan 9 anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2022–2025.

Ke-9 calon Komisoner KPI terpilih ditetapkan berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi I DPR RI, Selasa (24/1/2022) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Setelah dilakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 27 calon anggota KPI Pusat periode 2022-2025 pada tanggal 18-19 Januari 2023, Komisi I DPR RI melaksanakan rapat intern hari ini untuk memutuskan 9 calon anggota KPI pusat periode 2022-2025 berdasarkan musyawarah untuk mufakat,” ujar Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid dalam konferensi pers penetapan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPI Pusat periode 2022-2025.

Ke-9 Calon Anggota KPI terpilih periode 2022-2025 tersebut yaitu, (1) Aliyah, (2) Amin Shabana, (3) Evri Rizqi Monarsih, (4) I Made Sunarsa, (5) Mimah Susanti, (6) Mohammad Reza, (7) Muhammad Hasrul Hasan, (8) Tulus Santoso, dan (9) Ubaidillah.

Sebelumnya, Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon anggota KPI untuk periode 2022-2025.

Sebanyak 27 (dua puluh tujuh) calon anggota KPI Pusat mengikuti fit and proper test. Yaitu Afgiansyah, Ahmad Alhafiz, Amad Junaidi, Akbar Ciptanto, Aliyah, Amin Shabana, Arif Adi Kuswardono, Bondan Kartiko, Cecep Suryadi, Evri Rizqi Monarsih, Geofakta Razali, Gustav Aulia, I Made Ray Kurna Wijaya, I Made Sunarsa, Ida Fitri Halili, Imam Wahyudi, M Sudama Dipawikarta, Maryuni Kabul Budiono, Mimah Susanti, Mohammad Reza, Mohammad Yusuf Andibachtiar Siswo, Muhammad Hasrul Hasan, Mukhamad Rofik, Mulyo Hadi Purnomo, Tantri Relatami, Tulus Santoso, dan Ubaidillah.

Dari 27 calon tersebut, Komisi I DPR memilih 9 calon anggota KPI terpilih.

Selain menetapkan 9 Anggota KPI terpilih, Komisi I DPR juga menetapkan 6 cadangan sebagai Komisioner KPI Pusat periode 2022-2025. ke-6 cadangan tersebut yaitu (1) Mulyo Hadi Purnomo, (2) Tantri Relatami, (3) Cecep Suryadi, (4) Ida Fitri Halili, (5) Gustav Aulia, dan (6) Bondan Kartiko.

Meutya Hafid juga menegaskan Komisi I DPR RI mempertimbangkan keterwakilan 30% perempuan dalam komposisi keanggotaan KPI Pusat. “Sehingga dari 9 calon yang ada, 3 perempuan menjadi calon anggota KPI terpilih. Jadi sudah dipilih. Sekali lagi tercapai 30% keterwakilan perempuan,” ujar politisi dari Partai Golkar ini.

Selanjutnya, pimpinan Komisi I DPR akan menyampaikan laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang telah menetapkan 9 Anggota KPI Pusat ke Badan Musyawarah (Bamus).

Kemudian, sesuai Tata Tertib DPR RI, Bamus akan menetapkan agenda penetapan 9 Anggota KPI Pusat periode 2022-2025 ke rapat paripurna DPR untuk disahkan.

“Komisi I DPR RI berharap kepada calon anggota KPI Pusat periode 2022-2025 yang terpilih agar mampu menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas fungsi wewenang, sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran,” tegas Meutya Hafid.(dito)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan