Seluruh panitia Paskah IKKSU 2026 mengikuti Misa Kudus di Ruang Adorasi Gereja Santa Clara yang dipimpin Pastor Matheus Batubara sebelum agenda rapat dimulai, Minggu (15/2/2026). (Foto: Ist)
BEKASI, NP – Paskah Ikatan Keluarga Katolik Sumatera Utara (IKKSU) 2026 kembali dimatangkan melalui rapat koordinasi dan evaluasi progres masing-masing seksi kepanitiaan yang digelar di Gedung Santa Clara lantai 3, Bekasi Utara, Minggu (15/02/2026).
Sebelum agenda rapat dimulai, seluruh panitia terlebih dahulu mengikuti Misa Kudus di Ruang Adorasi Gereja Santa Clara yang dipimpin Pastor Matheus Batubara, OFM, selaku Pastor Moderator IKKSU Jabodetabek.
Dalam homilinya, Pastor Matheus mengajak seluruh panitia untuk merefleksikan makna perayaan yang akan digelar. Ia menegaskan bahwa Paskah IKKSU 2026 tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan tanpa dampak nyata.
“Apakah kita mau membuat Paskah IKKSU ini biasa-biasa saja atau berdaya guna lalu berdampak kepada saudara kita yang sedang dilanda penderitaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Pastor Matheus Batubara, OFM juga mengingatkan panitia agar mampu membedakan antara kenikmatan duniawi dan nikmat yang berasal dari Tuhan. Menurutnya, orientasi pelayanan harus melampaui kepentingan seremonial dan mengarah pada nilai spiritual serta kepedulian sosial.
Usai misa, kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang yang disiapkan para ibu dari Seksi Konsumsi. Sebelum santap bersama, Tonny Pardosi memimpin doa untuk memohon berkat Tuhan atas hidangan yang tersedia.
Menu yang disajikan cukup beragam, terutama makanan khas Sumatera Utara dengan cita rasa pedas yang menggugah selera. Suasana makan siang terasa hangat dan penuh kekeluargaan, menghadirkan nuansa kampung halaman bagi para peserta yang hadir.
Setelah makan siang, rapat evaluasi dipimpin langsung Ketua Panitia Kasianus Telaumbanua. Dalam pemaparannya, Kasianus menjelaskan perkembangan kinerja masing-masing seksi di hadapan sekitar 70 peserta rapat yang hadir lengkap.
Beberapa seksi yang terpantau antara lain Seksi Dana, Seksi Acara, Seksi Humas, Seksi Perlengkapan, Seksi Konsumsi, hingga Seksi Penerima Tamu. Seksi Humas disebut sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi dan publikasi kegiatan Paskah IKKSU 2026.
Dalam laporan masing-masing seksi, progres pekerjaan menunjukkan capaian yang bervariasi, mulai dari 40 persen hingga 60 persen.
Dari data yang ditampilkan di layar oleh Seksi Dana yang dipandu Frank Simorangkir, penjualan seat telah mencapai 106 seat, sementara masih tersisa 94 seat atau sekitar 10 meja yang belum terjual dengan laju penjualan yang dinilai agak lamban. Kupon undian juga dilaporkan masih mengalami stagnasi.
Di tengah evaluasi, Kasianus membakar semangat peserta rapat dengan mengajak seluruh panitia meneriakkan yel-yel penuh optimisme.
“Kita bisa!” seru Kasianus.
“Bisa!” jawab peserta rapat serempak dengan sorak sorai penuh antusiasme.
Kasianus terus memacu semangat dengan mengabsen masing-masing seksi dan menegaskan pentingnya menjaga optimisme hingga hari pelaksanaan.
Ketua Umum IKKSU, Amang Lodewijck Sihite, turut menyampaikan laporan terkait kunjungan bersama tim yang bertemu Romo Yustinus pada Kamis sebelumnya. Menurutnya, konsep acara Charity Night secara umum menunjukkan tren yang positif, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan dan didiskusikan kembali.
Ia menegaskan bahwa komunikasi lanjutan dengan Romo Yus akan dilakukan demi mematangkan konsep kegiatan.
Dalam rapat tersebut, Seksi Humas yang diwakili Kornelius Wau mengusulkan agar momentum kehadiran Rosianna Silalahi dimanfaatkan secara maksimal. Ia menyampaikan bahwa jika Rosianna Silalahi hadir pada Paskah 2026, panitia dapat meminta dukungan agar kegiatan puncak pada 12 April 2026 diliput oleh KOMPAS TV sebagai media arus utama nasional.
Menurutnya, publikasi melalui media besar akan memperluas jangkauan IKKSU. Ia bahkan menyebut harapannya agar IKKSU tidak hanya dikenal di Jabodetabek, tetapi berkembang menjadi IKKSU Nusantara hingga dikenal secara global.
Tim Humas yang hadir, yakni E. Sumbayak dan Kornelius Wau, juga menilai bahwa jika terwujud wawancara KOMPAS TV dengan Ketua KWI, Ketua IKKSU, atau Ketua Panitia Paskah 2026, maka pesan tentang Paskah IKKSU sekaligus aksi membantu korban banjir di Tapanuli dapat terpublikasi secara luas.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari panitia dan jajaran pengurus.
“Saya akan bicara dengan Ito Rossianna Silalahi tentang itu,” ujar Amang Sekjen IKKSU Rasnius Pasaribu.
Dalam sambutannya, Pastor Matheus kembali memberikan penguatan rohani kepada seluruh panitia. Ia meyakini bahwa Roh Kudus akan menjaga dan menyertai setiap proses persiapan yang dilakukan.
“Saya yakin Paskah IKKSU tahun 2026 ini bukan Paskah yang biasa-biasa saja, tetapi Paskah yang memberikan dampak untuk kita terutama, atau semakin mengikat persaudaraan dan juga yang akan datang, serta untuk sesama saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita semua,” tuturnya.
Rapat Panitia Paskah IKKSU 2026 berlangsung kurang lebih empat jam dan ditutup dengan doa oleh Ketua Panitia Kasianus Telaumbanua.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pelayanan, Paskah IKKSU 2026 diharapkan menjadi momentum iman sekaligus aksi nyata bagi sesama. (red)







Be First to Comment