Program dan kegiatan FKKBHI ke depan diharapkan semakin berorientasi pada upaya menciptakan masyarakat yang sejahtera pada umumnya serta seluruh marga Huang pada khususnya. Dewan Penasihat Kehormatan FKKBHI masa bakti 2026-2029, Prof. Dr. dr. Satyanegara, Sp.BS, mengatakan setiap kegiatan Marga Huang perlu dibarengi dengan ikatan kekeluargaan dan keharmonisan antara pengurus, anggota serta para sesepuh.
“Setiap kegiatan Marga Huang selayaknya dibarengi dengan ikatan kekeluargaan, keharmonisan antara pengurus, anggota dan juga sesepuhnya. Pasca pelantikan para pengurus FKKBHI, langkah selanjutnya, program kerja bisa menyentuh langsung kepentingan masyarakat serta menjaga kekompakan pengurus dan anggotanya,” kata Prof. Satyanegara kepada redaksi, Sabtu (12/9/2026).
Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional (Munas) serta penyusunan kepengurusan FKKBHI masa bakti 2026-2029. Pertemuan diawali dengan kegiatan penghormatan kepada leluhur pada pagi hari. Setelah ramah tamah, seluruh peserta membahas sejumlah program kegiatan sekaligus penyusunan kepengurusan FKKBHI untuk masa bakti 2026-2029.

Pada hari yang sama, Ketua Umum didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) serta seluruh pengurus FKKBHI mengangkat Prof. Dr. dr. Satyanegara, Sp.BS sebagai Dewan Penasihat Kehormatan FKKBHI masa bakti 2026-2029.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut baru berakhir sekitar pukul 20.30 WIB. Acara digelar di Gedung Sekretariat FKKBHI di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Prof. Satyanegara atau Huang Jin-cheng mengatakan pengangkatannya sebagai Dewan Penasihat Kehormatan tidak terlepas dari usianya yang telah memasuki kategori sesepuh.
“Karena seusia saya sudah masuk klasifikasi atau kategori sesepuh. Saya sudah berusia 87 tahun. Beberapa bulan lagi, saya berusia 88 tahun, sehingga wajar diangkat sebagai ketua kehormatan abadi,” kata Prof. Satyanegara atau Huang Jin-cheng.
Sementara itu, Sekjen FKKBHI Ardy Susanto mengatakan keharmonisan dan kekompakan di antara seluruh pengurus dan warga Marga Huang perlu terus dijaga. Menurut dia, perbedaan usia bukan menjadi kendala untuk membangun kebersamaan dan menjalankan organisasi.
Di bawah FKKBHI juga terdapat organisasi Pemuda Huang Indonesia (PHI) yang diketuai Edwin Salim Wiguna. Organisasi tersebut menghimpun generasi muda berusia 16-30 tahun, sedangkan para ketua kehormatan abadi yang merupakan kalangan sesepuh rata-rata telah berusia di atas 80 tahun.
“Tidak ada kendala bagi sesepuh dan pemuda Marga Huang berkumpul, berorganisasi untuk tujuan bersama serta kepentingan bersama. Pemuda Huang juga berkarya sesuai passion masing-masing,” kata Ardy Susanto.(Liu)







Be First to Comment