Personel Korpasgat yang tergabung dalam Tim Alpha Satuan Tugas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah bersama personel TNI AL dan TNI AD melaksanakan penanganan karhutla di Lapangan Tembak Km 21, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Penggunaan drone termal membantu personel menemukan titik api yang berada di lokasi, termasuk pada area yang sulit dijangkau secara langsung. Kapten Pas M. Hermanto Saputra, S.Tr.Han, Pasipers Yon Hanud 12 Pasgat selaku Komandan Tim Alpha Satuan Tugas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah, menjelaskan bahwa perangkat tersebut membantu personel mengetahui lokasi titik api secara lebih cepat sehingga pemadaman dapat diarahkan pada area yang membutuhkan penanganan.
“Perangkat termal membantu kami mengetahui lokasi titik api, sehingga penanganan dapat diarahkan pada area yang membutuhkan pemadaman,” ujar Hermanto.
Setelah titik api terdeteksi, personel langsung melaksanakan pemadaman dengan menggunakan peralatan yang telah disiapkan. Selain alat pemadam api ringan (apar), Tim Alpha juga dibekali fireball sebagai peralatan pendukung untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani menggunakan selang pemadam.
Kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pemadaman. Ketika selang tidak dapat menjangkau titik api, personel memanfaatkan peralatan pendukung tersebut untuk membantu mempercepat proses pemadaman.
Pemanfaatan drone termal yang dipadukan dengan kemampuan personel di lapangan menjadi bagian dari upaya Korpasgat dalam mendukung penanganan karhutla secara efektif. Sinergi bersama unsur TNI lainnya juga terus dilakukan untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. (red)







Be First to Comment