Press "Enter" to skip to content

Virus Oz Pertama dari Kutu, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi

Social Media Share

JAKARTA, NP- Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia menyebut adanya potensi virus Oz bisa ditemukan di Indonesia dan memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). Kajian terhadap virus Oz dilakukan pasca ditemukannya kasus warga Jepang meninggal dunia akibat terkena virus Oz yang diyakini penularannya berawal dari kutu.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah Indonesia waspada dan mulai meningkatkan mitigasi atau pencegahan awal kasus serupa, salah satunya dengan memastikan edukasi di tingkat para peternak soal pemahaman sanitasi yang baik.

“Mengingat, dengan pemahaman yang baik para peternak diharapkan dapat menjaga kebersihan kandang hingga menjaga kebersihan diri dari penularan berbagai macam penyakit utamanya kutu hewan,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Senin (26/6/2023).

Koordinasi lintas sektoral diperlukan untuk menguatkan barisan. Untuk itu, Bamsoet meminta Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, terus bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan.

“Mulai menyusun upaya/langkah mitigasi masuknya virus Oz pada hewan ternak khususnya hewan mamalia seperti sapi, kerbau, anjing, monyet dan kucing, yakni dengan mengawasi hingga membatasi lalu lintas hewan di setiap perbatasan daerah, utamanya yang berasal dari luar negeri guna mencegah masuknya hewan dalam kondisi terinfeksi virus/penyakit,” kata Bamsoet.

Dari literasi, Bamsoet menjelaskan virus Oz merupakan bagian dari keluarga thogotovirus yang diketahui sudah menyebar hampir di banyak negara.

Lebih jauh, ia meminta pemerintah daerah melalui Dinas terkait bekerja sama dengan tim kesehatan hewan untuk lebih menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan hingga surveilans penyakit pada hewan, khususnya hewan ternak sapi dan kerbau yang tengah diperjualbelikan untuk kebutuhan kurban.

Tak kalah penting, pemerintah diminta terus memantau perkembangan virus Oz di negara luar yang diketahui sudah tersebar dibanyak negara, disamping bersama para pakar untuk mendalami/mengkaji virus Oz tersebut yang penularannya berasal dari kutu hewan mamalia.

“Virus Oz ini memiliki ancaman potensial kesehatan pada manusia yang bisa menimbulkan kejadian luar biasa karena sampai saat ini belum ada vaksinnya,” tegasnya.(dito)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *