Press "Enter" to skip to content

KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Lewat Rail Clinic di Karawang

Social Media Share

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan menyerahkan kacamata gratis kepada warga. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari pelayanan kesehatan terpadu KAI.(Ist)

JAKARTA, NP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam bidang sosial kemasyarakatan melalui program Rail Clinic, yang kali ini digelar di Stasiun Klari, Kabupaten Karawang, Rabu (15/10/2025). Layanan kesehatan gratis ini menjadi bentuk nyata kepedulian KAI terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar jalur kereta api.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Muhana, mewakili Bupati Karawang, serta unsur Muspika dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Kepala Desa Klari juga hadir dan menyampaikan apresiasi atas peran aktif KAI dalam mendekatkan layanan sosial kepada masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa Rail Clinic merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.

“PT KAI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial. Melalui Rail Clinic, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan keselamatan, khususnya di lingkungan perkeretaapian,” ujar Ixfan dalam keterangan resmi.

Berbagai layanan kesehatan diberikan secara cuma-cuma dalam program ini, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, layanan dokter gigi, kesehatan ibu hamil, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak. Selain itu, KAI juga membagikan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Tak hanya layanan kesehatan, KAI juga menghadirkan Rail Library perpustakaan keliling berbasis gerbong kereta yang menyediakan koleksi bacaan anak dan dewasa, termasuk fasilitas e library interaktif, guna mendorong minat baca masyarakat di wilayah operasional KAI.

“Kami ingin masyarakat memperoleh manfaat ganda dari program ini. Tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga bertambah wawasannya melalui akses literasi yang mudah dan menyenangkan,” tambah Ixfan.

Pelaksanaan Rail Clinic di Karawang ini melibatkan puluhan tenaga kesehatan profesional, antara lain dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, optometris, hingga apoteker, yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat secara gratis.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengapresiasi langkah KAI dalam memperluas jangkauan layanan publik berbasis kemitraan sosial. Menurutnya, program ini menjawab kebutuhan masyarakat yang kerap terkendala akses layanan kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KAI. Rail Clinic memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar jalur rel dan memiliki keterbatasan dalam mendapatkan layanan medis,” ujar Muhana.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan, terutama di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. “Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu patuh terhadap rambu dan tidak melanggar palang pintu perlintasan. Kesadaran ini penting untuk mencegah insiden fatal,” lanjutnya.

Program Rail Clinic di Stasiun Klari menjadi momentum strategis sinergi antara KAI dan pemangku kepentingan daerah, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat budaya keselamatan di sepanjang jalur perkeretaapian nasional.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *