Tumpukan rokok dalam truk yang diamankan TNI AL dalam penindakan di Pontianak, Kalimantan Barat. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – TNI AL mengamankan barang bukti dugaan rokok ilegal yang diangkut menggunakan lima unit truk fuso dalam kegiatan penindakan di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (13/9/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penghitungan, ditemukan sebanyak 23.681.000 batang rokok, terdiri atas 22.681.000 batang rokok bercukai dan 1.000.000 batang rokok tanpa cukai.
Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., menjelaskan, barang bukti tersebut ditemukan pada empat truk fuso yang mengangkut rokok, sedangkan satu truk lainnya membawa muatan campuran tanpa rokok. Empat kendaraan pengangkut rokok itu masing-masing membawa berbagai merek, yakni Esse, Win 7 Click, Bheta, Trend, Tebaco Ekspor, Gudang Cengkih, dan Helium.
Dari hasil pemeriksaan, truk Mitsubishi Fuso H 8490 QA membawa 1.913.200 batang, Isuzu Fuso DA 8059 TPD sebanyak 8.000.000 batang, Mitsubishi Fuso AG 8807 GH sebanyak 6.568.000 batang, dan Hino B 9970 FYW sebanyak 7.200.000 batang. Sementara Hino L 8049 A diketahui membawa muatan campuran tanpa rokok.
“Kodaeral XII bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) akan bekerja sama untuk melakukan pencacahan ulang guna mengetahui jumlah muatan serta menyisihkan rokok yang berpita cukai dan rokok tanpa pita cukai,” kata Dankodaeral XII dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Setelah jumlah keseluruhan dan rokok tanpa pita cukai diketahui, lanjut dia, Kodaeral XII akan menyerahkan barang bukti tersebut kepada PPNS Bea Cukai Kalbagbar untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam mendukung penegakan hukum dan pemberantasan peredaran barang ilegal di wilayah perairan serta jalur distribusi yang menjadi bagian dari tugas pengamanan wilayah yurisdiksi nasional. Langkah tersebut juga dilakukan sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (red)







Be First to Comment