Press "Enter" to skip to content

Pasis Seskoal Dalami Ketahanan Energi dan Industri Maritim di Pontianak

Social Media Share

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-66 mengamati langsung aktivitas di Integrated Terminal PT Pertamina Patra Niaga dan PT Dock Bina Vista, Pontianak, Kalimantan Barat.(Foto: Ist)

PONTIANAK, NP — Ketahanan energi dan kesiapan industri maritim menjadi perhatian Perwira Siswa Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Pasis Dikreg Seskoal) Angkatan ke-66 saat melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/9/2026).

Para pasis mengunjungi Integrated Terminal PT Pertamina Patra Niaga dan PT Dock Bina Vista untuk melihat langsung pengelolaan dan distribusi energi sekaligus kapabilitas industri galangan kapal dalam mendukung kepentingan maritim nasional.

Dispen Seskoal dalam siaran persnya menyebutkan, kunjungan tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan strategis para pasis mengenai ketahanan energi nasional, khususnya tata kelola logistik bahan bakar di Kalimantan Barat. Dari sisi industri maritim, para pasis juga mempelajari kesiapan galangan kapal dalam mendukung pemeliharaan kapal dan mobilitas kelautan nasional.

“Melalui kegiatan KKL ini, para pasis berkesempatan mempelajari secara langsung alur distribusi energi maritim serta sinergi antara TNI Angkatan Laut dan instansi strategis BUMN dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional,” demikian disampaikan Dispen Seskoal.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ketahanan energi dan kekuatan industri maritim memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan pertahanan. Ketersediaan energi dan kemampuan industri galangan menjadi bagian penting dalam menopang mobilitas serta kesiapan unsur-unsur maritim.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kerja sama, Komandan Korsis Seskoal Kolonel Laut (P) Memet Kurniawan menyerahkan cinderamata kepada Wakil General Manager PT Dock Bina Vista.

KKL ini menjadi bagian dari proses pembelajaran para pasis untuk memahami persoalan strategis secara lebih konkret, termasuk hubungan antara sektor energi, industri maritim, dan kepentingan pertahanan nasional.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *