Evakuasi jenazah pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, oleh TNI AU berlangsung aman hingga tiba di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Jumat (3/7/2026). (Foto: Ist)
TIMIKA, NP – TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung operasi kemanusiaan melalui evakuasi jenazah pilot PT AMA Air registrasi PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Operasi yang dilaksanakan Lanud Yohanis Kapiyau Timika di bawah Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) III dengan kendali operasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III itu berlangsung aman hingga jenazah tiba di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Jumat (3/7/2026).
Misi kemanusiaan tersebut didukung Helikopter H-225M Skadron Udara 8 serta pengamanan udara (air cover) dari pesawat Super Tucano Skadron Udara 21.
Danlanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Taufik Andriadi, mengatakan seluruh rangkaian operasi dilaksanakan berdasarkan penekanan Panglima Kodau III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, S.Sos., M.M., M.Han., yang menekankan pentingnya safe action dan securing parameter sebagai kunci keberlanjutan setiap operasi di wilayah dengan tingkat risiko tinggi.
“Seluruh personel yang terlibat melaksanakan prosedur sesuai standar operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan personel, keamanan operasi, serta keberhasilan misi kemanusiaan,” ujar Taufik.
Setibanya di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, jenazah menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Tk. IV Timika Kesdam XVII/Cenderawasih oleh Kepala Kesehatan Lanud Yohanis Kapiyau, Lettu Kes dr. Joserio Phyllip Saragi. Setelah seluruh prosedur selesai, jenazah diterbangkan menuju Lanud Silas Papare, Jayapura, menggunakan pesawat Boeing 737 Skadron Udara 5 untuk diserahkan kepada pihak maskapai AMA sebelum diteruskan kepada keluarga di Jakarta.
Keberhasilan operasi tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara dalam menjalankan misi kemanusiaan sekaligus menunjukkan kesiapan unsur udara TNI AU mendukung penanganan situasi darurat melalui operasi yang aman, cepat, dan profesional di wilayah Papua. (red)







Be First to Comment