Press "Enter" to skip to content

Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Padamkan Karhutla Dua Hektare di Reteh

Social Media Share

Personel gabungan TNI AL, TNI AD, Polri, dan masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api dalam penanganan Karhutla di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Indragiri Hilir, Riau. (Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Tiga hari berjibaku melawan kobaran api, personel TNI Angkatan Laut bersama tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kebakaran yang melanda perkebunan kelapa milik masyarakat itu menghanguskan sekitar dua hektare lahan.

Upaya pemadaman dilakukan Pos Babinpotmar Pulau Kijang bersama personel Koramil 07/Reteh, Polsek Reteh, dan masyarakat. Tidak sekadar menjinakkan api, tim gabungan juga melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik panas maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran baru.

Kondisi lahan yang dipenuhi semak dan material kering menjadi tantangan tersendiri. Kobaran api harus ditangani secara intensif agar tidak merembet dan meluas ke area perkebunan lainnya.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji mengatakan keberhasilan penanganan Karhutla tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh unsur di lapangan. Ia mengapresiasi ketangguhan personel yang selama tiga hari terus melakukan pemadaman hingga proses pendinginan tuntas.

“Keberhasilan memadamkan Karhutla ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kepedulian seluruh unsur yang berada di lapangan. Selama tiga hari, personel Pos Babinpotmar Pulau Kijang bersama Koramil, Polsek, dan masyarakat telah menunjukkan semangat serta ketangguhan hingga proses pemadaman dan pendinginan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Agung dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Agung menegaskan, kehadiran TNI AL dalam penanganan Karhutla merupakan bentuk respons cepat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Sinergi dengan aparat kewilayahan dan warga dinilai menjadi kunci untuk mencegah api kembali membesar.

Penanganan Karhutla tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar jajaran TNI AL hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi bencana.

Upaya pemadaman dan pendinginan kini telah diselesaikan. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kondisi lahan yang masih berpotensi terbakar kembali. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *