Press "Enter" to skip to content

Tegakkan Kedaulatan di Laut, TNI AL Kembangkan Drone Kamikaze

Social Media Share

Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto:red)

JAKARTA, NP –  Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, tantangan kedepan bangsa ini adalah bagaimana menghadapi ancaman hibrida di masa depan. Menurut Kasal, saat ini TNI AL telah mengembangkan alat Drone Kamikaze. Drone ini nantinya bisa digunakan sebagai salah teknologi  untuk menegakkan kedaulatan dan kepentingan negara di laut.

“Dalam seminar akhir ini ada hal yang luar biasa yang dibangun oleh Pasis Dikreg Seskoal Angkatan 61, yaitu mereka menciptakan Drone Kamikaze. Drone ini nantinya bisa di manfaatkan /dikembangkan kemampuannya untuk bisa digunakan sebagai salah satu senjata andalan bagi TNI AL,”kata Kasal yang hadir sebagai Keynote Speaker  pada acara seminar akhir Pasis Dikreg Seskoal angkatan -61 di Gedung Yos Soedarso, Markas Komando (Mako) Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2023).

Kasal menambahkan, dalam seminar tersebut mengundang beberapa narasumber, antara lain: Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi Mayor Jenderal TNI Dominggus Pakel, S.Sos., M.M.S.I. yang mewakili Kepala BSSN, Asintel Kasal Mayjen TNI Mar Suaf Yanu Hardani, Kakordos Seskoal Laksamana Pertama TNI Judijanto S.T., M.Si., MADS, Pengamat Militer dan Akademisi Dr. Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati, M.Si dan Akademisi Bidang Teknologi Informasi Ir. Onno W. Purbo, M.Eng, Ph.D.

“Semuanya untuk memperkaya khasanah ilmu, terutama dalam peperangan menghadapai ancaman hibrida di era modern ini,”pungkas Kasal.Untuk diketahui,  seminar akhir Perwira Siswa ini mengangkat tema “Pemanfaatan Teknologi Informasi Guna Menghadapi Ancaman Hibrida Dalam Rangka Mewujudkan Kepentingan Nasional di Laut”. Kegiatan ini dikuti oleh 117 Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-61 yang terdiri 100 Pasis TNI AL, 2 Pasis TNI AD 2, 2 Pasis TNI AU 2, 4 Pasis Polri dan 9 Pasis Negara Sahabat yang berasal dari Amerika, Australia, Arab Saudi, Singapura, Malaysia, India, Srilanka, Pakistan dan Filipina.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *