Personel Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2026 saat melaksanakan latihan menembak senapan presisi di Lapangan Tembak Jusman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) Tahun Anggaran 2026 melaksanakan latihan menembak senapan presisi dan penilaian kemampuan perorangan di Lapangan Tembak Jusman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi latihan militer multilateral terbesar di dunia yang akan digelar di Hawaii, Amerika Serikat.
Latihan menembak dilakukan untuk mengukur tingkat akurasi senjata sekaligus mengasah kemampuan tempur prajurit. Kemampuan menembak yang presisi menjadi salah satu keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan dalam latihan internasional.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit melaksanakan penembakan dari tiga sikap dasar, yakni berdiri, kneling, dan tiarap. Setiap peserta dituntut menunjukkan ketepatan, konsistensi, serta penguasaan teknik menembak yang tinggi sebagai wujud profesionalisme prajurit Korps Marinir.
Kegiatan latihan dipimpin dan diawasi langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Satgas Latma Multilateral RIMPAC T.A. 2026, Letda Marinir Mochamad Irvan Sugianto, guna memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan aman, tertib, dan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Personel Satgas Latma Multilateral RIMPAC T.A. 2026 merupakan prajurit-prajurit terpilih dari Mako Kormar, Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, Denjaka, dan Lanmar Jakarta yang telah melalui proses seleksi ketat berdasarkan kemampuan, kesiapan fisik, mental, serta profesionalisme.
Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Satgas RIMPAC 2026, Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., menegaskan bahwa latihan menembak presisi menjadi salah satu tolok ukur penting dalam pembinaan personel yang akan mewakili Korps Marinir dalam ajang internasional tersebut.
“Latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dasar prajurit sekaligus memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas dalam Latma Multilateral RIMPAC 2026. Kami berharap para prajurit dapat menampilkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Korps Marinir, TNI AL, serta Indonesia di tingkat internasional,” ujar Huda.
Dengan semangat Jalesu Bhumyamca Jayamahe, para prajurit Marinir terus mematangkan kemampuan dan kesiapan mereka guna menghadapi latihan bersama negara-negara sahabat serta menunjukkan profesionalisme prajurit Indonesia di panggung dunia. (red)







Be First to Comment