Press "Enter" to skip to content

Hitung Elemen Gerak Sasaran dengan Cepat, Unsur KRI Satlinlamil 2 Laksanakan Manuver Taktis

Social Media Share

JAKARTA, NP – Di Minggu kedua bulan Maret 2022, unsur-unsur KRI jajaran Satlinlamil 2 melaksanakan latihan manuver taktis. Latihan yang dilaksanakan secara simulasi tersebut melibatkan KRI Teluk Parigi-539, KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Youtefa-522 yang saat itu sedang stand by pangkalan di dermaga Madura, Surabaya, Senin (7/3)

KRI Teluk Youtefa-522 yang bertindak sebagai kapal penanggung jawab latihan atau Officer Conducting Serial membuat skenario 3 kapal perang unsur Satlinlamil 2 berlayar di Laut Jawa dalam rangka melaksanakan dukungan angkutan laut militer. Pada saat lintas laut, KRI Teluk Youtefa-522 melalui komunikasi radio memberikan aba-aba kepada dua KRI lainnya untuk merubah formasi dan menempati posisi yang sudah ditentukan. Berbekal papan olah gerak, Perwira navigasi langsung menghitung elemen gerak sasaran untuk memberikan saran halu dan kecepatan kepada Komandan KRI agar kapal segera menempati posisi.

Komandan Satlinlamil 2 Kolonel Laut (P) Muhammad Nizarudin yang ditemui setelah mengikuti Rapat Staf dan Komando Kolinlamil tahun 2022 menyampaikan bahwa latihan manuver taktis yang diikuti unsur KRI jajarannya diawali dengan pembelajaran materi tentang prosedur manuver taktis dan prosedur komunikasi serta cara menghitung elemen gerak sasaran dengan papan olah gerak secara cepat dan benar.

“Selain untuk melatih kesiapsiagaan prajurit pengawak KRI dan kerja sama antar unsur, latihan tersebut juga sebagai sarana pembelajaran bagi para prajurit KRI yang baru menempati jabatan atau penugasan di KRI.” tutur Komandan Satlinlamil 2.

Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Erwin S Aldedharma saat memimpin Rapat Staf dan Komando Kolinlamil tahun 2022 menyampaikan pokok-pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono terkait bidang operasi dan latihan. Kasal menekankan agar seluruh satuan untuk selalu berlatih, berlatih dan berlatih serta melaksanakan latihan secara bertahap, berkelanjutan dan mampu mendukung keberhasilan operasi.

“Tidak ada prajurit yang hebat, yang ada hanya prajurit terlatih.” ungkap Panglima Kolinlamil. (Dispen Kolinlamil).

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *