Fashion Contest 2026 “Pesona Kartini” di Sapphire Sky Hotel menjadi ajang yang relevan dalam mengenang pemikiran serta perjuangan Raden Ajeng Kartini (21 April 1879 – 17 September 1904) sebagai tokoh emansipasi wanita. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Fashion show umumnya identik dengan model cantik nan anggun yang berlenggak-lenggok di atas catwalk. Namun, perhelatan yang digelar di Sapphire Sky Hotel, BSD, Tangerang Selatan ini tampil dengan konsep berbeda, mengedepankan kreativitas, sportivitas, serta pembentukan karakter anak sejak dini melalui ajang Little Kartini Fashion Contest 2026.
Kegiatan yang diikuti sekitar 78 peserta anak-anak dalam dua kategori usia, yakni 4–6 tahun dan 7–10 tahun, berlangsung meriah dengan mengusung semangat Pesona Kartini. General Manager Sapphire Sky Hotel BSD Tangerang Selatan, Yohanes Parwoto, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan bakat anak-anak.

“Harapan kami, adik-adik peserta lomba dapat menampilkan talenta yang berguna untuk masa depannya. Karena temanya juga Pesona Kartini, sangat relevan dengan pemikiran dan perjuangannya. Kartini (21 April 1879 – 17 September 1904) juga pahlawan emansipasi,” kata Yohanes Parwoto kepada redaksi, Sabtu (2/5/2026).
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 14.30 WIB ini diikuti peserta dari berbagai daerah, terutama Banten dan Jakarta. Awalnya panitia menargetkan 60 hingga 70 peserta, namun antusiasme tinggi para orang tua membuat jumlah pendaftar meningkat hingga 80 peserta, meski akhirnya dua anak batal tampil karena sakit.
Menurut Yohanes, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya promosi pariwisata daerah melalui event yang konsisten digelar. “Acara ini sudah yang ke-6 kalinya diselenggarakan di Sapphire Sky. Setiap event seperti ini kami yakin bisa membantu promosi pariwisata. Semangat peserta bukan semata-mata soal menang atau juara, tetapi sportivitas dan pengembangan talenta untuk masa depan masing-masing,” ujarnya.

Dalam penjurian, panitia menghadirkan tiga juri, yakni Muhammad Farhan dan Regina Nastalia yang merupakan peserta kontes duta pariwisata dan kebudayaan Banten, serta Putri Anak Indonesia 2025 asal Banten, Azzahra Fhadill.
Sementara itu, salah satu orang tua peserta, Vera, mengaku mengetahui ajang Little Kartini Fashion Contest 2026 melalui media sosial Instagram. Ia menyebut ini menjadi pengalaman pertama bagi anaknya mengikuti ajang fashion contest di Sapphire Sky Hotel.

“Saya dapat informasi dari Instagram. Ini pertama kalinya saya ikutkan anak di event Sapphire Sky. Selama ini setiap event di sini temanya selalu berbeda,” kata Vera.
Putranya, Christoff Aiden Nicholas, tampil mengenakan busana adat Dayak Kalimantan Tengah dan turun di kategori A (usia 4–6 tahun). Sebelumnya, Christoff juga pernah mengikuti fashion show di KB-TK Tarakanita Gading Serpong.
“Karena sebelumnya ikut fashion show di Tarakanita dan menang, saya jadi terdorong untuk ikut di Sapphire Sky,” ujar Vera.

Ia menambahkan, pemilihan kostum anaknya juga disesuaikan dengan tema Hari Kartini yang kebetulan diperingati pada 21 April 2026. “Di sekolah juga temanya Kartini. Saya pilih baju adat Dayak karena saya masih keturunan Kalimantan Tengah. Kostumnya saya sewa karena ini baru pertama kali ikut. Saya juga membuat sendiri aksesoris dari kardus seperti tameng dan pisau khas Dayak, lalu dicat dan diberi motif,” jelasnya.
Ajang ini pun berlangsung dalam suasana penuh semangat, dengan harapan dapat terus menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta karakter percaya diri bagi anak-anak sejak usia dini. (Liu)







Be First to Comment