Press "Enter" to skip to content

Saat Operasi, Prajurit KRI Banda Aceh Tingkatkan Imun Tubuh dengan Berjemur Diri

Social Media Share

JAKARTA, NP – Masih mewabahnya virus corona yang menghantui masyarakat tidak pula bagi prajurit yang berada di kapal perang untuk melaksanakan operasi.

Para prajurit tetap harus mematuhi protokol kesehatan untuk melawan Virus Corona, seperti prajurit KRI Banda Aceh 593 yang sedang melaksanakan operasi angkutan laut militer pun tetap melakukannya.

Minggu (17/5), para prajurit melakukan olah raga pagi dan berjemur sinar matahari yang dilaksanakan di geladak KRI Banda Aceh 593 selama pelayaran.

Di sela – sela Lintas laut, para prajurit tetap melaksanakan physical distancing dan menjaga kondisi tubuh dengan olah raga pagi yang diisi dengan senam yang populer dilakukan di kalangan prajurit TNI, seperti Poco-Poco dan Gemu Famire.

“Manfaat olah raga ini untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit, juga menyerap vitamin D dari sinar matahari,” kata Komandan KRI Banda Aceh 593, Letkol Laut (P) Ali Setiandy, MTr (Hanla) yang ikut serta olah raga bersama prajurit.

“Seperti yang disarankan para ahli kesehatan, bahwa kandungan vitamin D yang ada pada sinar matahari dapat membantu menguatkan tulang dan mengembalikan kebugaran serta menambah stamina guna mencegah/melawan penyakit. Kita lakukan olahraga dan berjemur ini untuk meningkatkan imunitas tubuh supaya bisa lawan corona,” sambung alumni AAL tahun 1999 ini.

Selain ini merupakan langkah Preventif memutus mata rantai Corona dengan Berjemur Matahari di Geladak KRI.

Seiring dengan itu, Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Ahmadi Heru Purwono, SE, MM, juga mengatakan jika olah raga bersama saat melaksanakan operasi angkutan laut memiliki manfaat lain, yakni sebagai sarana menjaga soliditas dan kekompakan para prajurit.

“Tak dapat dipungkiri bahwa olah raga adalah sarana untuk menjaga soliditas, membangkitkan jiwa korsa dan kekompakan prajurit. Namun karena dilaksanakan di tengah merebaknya wabah virus corona, pelaksanaannya tetap mengacu pada Social/Physical Distancing yakni jaga jarak 1 sampai 1,5 meter dan disertai pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan aktivitas,” pungkas orang nomor satu di jajaran Kolinlamil ini. (Pen)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan