Press "Enter" to skip to content

Terima Kunjungan PM Modi di DPR, Puan: Indonesia dan India Telah Dihubungkan Nilai Luhur Kisah dan Ajaran Ramayana

Social Media Share

Ketua DPR RI Puan Maharani saat menerima kunjungan resmi kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi beserta jajarannya di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta didampingi Presiden Prabowo Subianto.(Foto: DPR RI)

JAKARTA, NP- Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut hangat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi ke Gedung DPR RI. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo Subianto juga turut hadir.

PM Narendra Modi bersama jajaran Pemerintah India datang ke Gedung MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026), sebagai rangkaian kunjungan kenegaraannya di Indonesia.

Kunjungan PM Modi merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke India pada Februari tahun lalu.

Pagi tadi, PM Modi telah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pemimpin negara menindaklanjuti sekaligus menandatangani sejumlah kerja sama di berbagai sektor.

Saat tiba di kompleks parlemen, PM Modi disambut oleh Ketua DPR RI Puan Maharani sejak turun dari mobil. Sementara Presiden Prabowo Subianto bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menunggu di depan Gedung Nusantara IV, tempat acara berlangsung.

“Selamat datang kepada Yang Mulia Perdana Menteri Republik India, Bapak Narendra Modi,” kata Puan Maharani menyambut kedatangan PM Modi.

Di Lobby Gedung Nusantara IV DPR, Puan yang mengenakan blus wastra nusantara bernuansa hijau mendampingi PM Modi mengisi buku tamu dan penandatanganan piagam kehadiran di Gedung DPR. Puan bersama Presiden Prabowo serta tokoh lainnya juga melakukan foto bersama dengan PM Modi.

Setelahnya, Puan mendampingi PM Modi ke Ruang Pustaloka untuk bertemu anggota dewan. Di Ruang Pustaloka, PM Modi akan menyampaikan pidato di hadapan pimpinan dan anggota DPR RI didampingi oleh Puan. Dari jajaran Wakil Ketua DPR, tampak hadir Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati.

Sebelum pidato PM Modi di hadapan anggota dewan, acara dimulai dengan sambutan dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menyambut Yang Mulia beserta rombongan delegasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,” ujar Puan mengawali sambutannya.

Puan mengaku senang dapat bertemu kembali dengan PM Modi setelah sebelumnya Puan dan PM Modi bertemu dalam Konferensi P20 (G20 Parliamentary Speakers’ Summit) di India pada tahun 2023.

“Saya berharap Yang Mulia merasakan hangatnya sambutan kami di Jakarta, sebagaimana hangatnya sambutan yang kami rasakan ketika berkunjung ke New Delhi,” tutur Puan.

Dalam sambutannya, Puan mengatakan Indonesia dan India memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan istimewa. Ia juga menyinggung mengenai catatan sejarah saat Presiden Sukarno menjadi Tamu Kehormatan Utama pada peringatan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950.

Beberapa tahun kemudian, sebut Puan, Indonesia dan India bersama-sama menjadi co-sponsor Konferensi Asia-Afrika di Bandung dan menghidupkan semangat Dasasila Bandung pada tahun 1955 yang kemudian menjadi fondasi Gerakan Non-Blok.

“Saat ini Yang Mulia kami sambut di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, sebuah bangunan dengan nilai sejarah yang penting bagi Indonesia,” lanjut cucu Presiden Sukarno itu.

Puan pun mengungkap, Gedung DPR dibangun pada tahun 1965 sebagai bagian dari rencana penyelenggaraan Conference of the New Emerging Forces (CONEFO), sebuah gagasan strategis Presiden Sukarno yang mencerminkan aspirasi negara-negara berkembang untuk memiliki posisi setara dan turut menentukan dalam tatanan global saat itu.

“Hingga hari ini, semangat tersebut tetap kami jaga dalam pelaksanaan fungsi parlemen dan diplomasi Indonesia,” ungkap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu lalu berbicara soal semakin eratnya hubungan Indonesia dan India. Puan mengatakan, peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, yang ditandai dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada tahun 2025 memperkuat kemitraan strategis Indonesia-India.

“Kita adalah dua negara demokrasi besar, sesama kekuatan maritim di Samudra Hindia, yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,” jelasnya. (har)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *