Presiden Prabowo Subianto. (Foto: instagram)
JAKARTA, NP- Sudarwati yang lebih dikenal dengan nama panggung Titiek Puspa meninggal dunia. Legenda musik Indonesia yang seringkali mendapat undangan menyanyi ke Istana Negara sejak era Presiden RI pertama, Sukarno itu tutil usia sekira pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).
Ucapan duka pun mengalir dari berbagai kalangan termasuk Presiden Prabowo Subianto. Prabowo mengungkapkan rasa kehilangan yang besar atas kepergian sosok yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi dunia musik dan kebudayaan Indonesia.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Titiek Puspa, seorang musisi legendaris dan tokoh seni yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia musik dan kebudayaan Indonesia,” ujar Prabowo dikutip dari instagram pribadinya @prabowo, Kamis (10/4/2025).
Kepala Negara juga menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi dan semangat almarhumah dalam berkarya, yang dinilainya sebagai inspirasi bagi para seniman hingga generasi penerus bangsa.
“Dedikasi dan semangat beliau dalam berkarya akan selalu menjadi inspirasi bagi para seniman dan generasi penerus bangsa,” imbuhnya.
Selain itu, Prabowo mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa berkabung.
“Semoga almarhumah diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tutup Prabowo.
Titiek Puspa lahir dengan nama Sudarwati pada 1 November 1937 di Tanjung, Tabalong, Hindia Belanda. Menikah tahun 1959 dengan suami pertamanya Zainal Ardi yang meninggal dunia pada 1961). Kemudian menikah dengan suami kedua Mus Mualim pada tahun 1970 dan dipisahkan oleh kematian karena Mus Mualim meninggal dunia pada 1991.
Sebelumnya, meninggal dunia, keluarga Titiek Puspa bicara soal pendarahan otak kiri yang dialami sang penyanyi legendaris itu.
Anak pertamanya, Petty Tunjungsari, mengungkapkan awal mula ibundanya sakit. Dia menjelaskan kejadian bermula saat Titiek Puspa sedang melakukan proses syuting di program televisi pada 26 Maret 2025.
“Jam 8 malam, ketika Ibu Titiek Puspa sedang menyelesaikan recording di Lapor Pak Trans 7, terjadi pingsan, jam 8.30 (malam),” ujar Petty Tunjungsari.
Beruntung, sebelum kejadian, Titiek Puspa telah menyelesaikan beberapa segmen dalam program tersebut. Setelah itu pelantun Apanya Dong tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat.
“Dan Alhamdulillah sudah menyelesaikan tiga segmen. Kemudian langsung saya ucapkan terima kasih kepada tim Trans 7 yang langsung membawa Ibu Titiek Puspa ke Medistra,” lanjutnya.
Petty juga meminta seluruh pihak bisa memaafkan kesalahan yang dilakukan oleh Almarhumah selama hidup. Selain itu juga meminta doanya agar diberikan kemudahan.
“Kepada semua pecinta ibu Titiek Puspa di Indonesia saya mohon doanya, saya mohon maaf kalau ibu saya pernah berbicara yang nggak sengaja tidak membuat nyaman. Saya mohon doanya agar semua ini berjalan dengan kehendak Allah SWT, aamiin,” ujar Pety.
Titiek Puspa lahir dengan nama Sudarwati pada 1 November 1937. Kariernya dimulai setelah memenangkan kompetisi menyanyi di Bintang Radio Semarang, membawanya bergabung dengan Orkes Studio Jakarta.
Adapun waktu dan tempat pemakamannya belum dikonfirmasi pihak keluarga.(har)







Be First to Comment