Press "Enter" to skip to content

Layang-Layang Tersangkut di Pantograf KRL, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Warga Tak Bermain di Sekitar Jalur Rel

Social Media Share

Layang-layang tersangkut di jaringan listrik atas KRL. Kejadian ini menjadi peringatan atas bahaya bermain layangan di dekat jalur rel.(Ist)

JAKARTA, NP — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur dan lintasan kereta api, terutama di wilayah operasional KRL. Aktivitas tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi mengganggu sistem kelistrikan dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

Pada Rabu pagi (22/10), sekitar pukul 09.15 WIB, petugas Stasiun Kebayoran mendeteksi adanya benang layang-layang yang tersangkut di pantograf — alat penyambung listrik bagian atas kereta — pada KA 1660A relasi Tanah Abang–Tigaraksa. Insiden terjadi di area emplasemen stasiun, tepatnya pada kereta keempat dari depan.

Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) segera berkoordinasi dengan tim PUKRL Serpong untuk melakukan evakuasi benda asing tersebut. Penanganan awal dilakukan di lokasi kejadian, sebelum kereta melanjutkan perjalanan ke Stasiun Serpong untuk pemeriksaan teknis lanjutan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyebutkan bahwa insiden semacam ini bukan kali pertama terjadi dan menimbulkan risiko serius terhadap sistem kelistrikan kereta.

“Benang layangan yang mengenai Listrik Aliran Atas (LAA) dapat menimbulkan korsleting, gangguan pasokan listrik, dan bahkan merusak sistem kelistrikan KRL,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa LAA pada jaringan KRL bertegangan tinggi, yakni 1.500 Volt DC. Kontak dengan benang basah atau berbahan logam dapat menyebabkan kecelakaan fatal, baik bagi masyarakat maupun perjalanan kereta.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel, termasuk bermain layang-layang, melempar benda, atau menyeberang sembarangan.

“Keselamatan masyarakat dan keandalan perjalanan KRL adalah prioritas utama kami,” tegas Ixfan.

KAI juga mengajak warga untuk berperan aktif melaporkan jika melihat aktivitas bermain layang-layang atau benda asing yang tersangkut di jaringan listrik atas kepada petugas stasiun terdekat.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *