Press "Enter" to skip to content

Kasal Tinjau Industri Pertahanan Jerman, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Maritim

Social Media Share

Kasal menyaksikan demo laut AUV “Greyshark”, kendaraan bawah air otonom berteknologi AI dengan kemampuan ISR, MCM, CUI monitoring, hingga anti-kapal dan endurance 16 minggu.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali melakukan kunjungan resmi ke sejumlah fasilitas industri pertahanan terkemuka di Jerman, termasuk Rheinmetall dan Euroatlas GmbH, pada Selasa–Rabu (18–19/11) waktu setempat. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda diplomasi pertahanan TNI AL dalam rangka capacity building dan modernisasi kemampuan maritim.

Dalam penerimaan resmi, jajaran direksi kedua perusahaan memberikan penjelasan mengenai lini produksi serta perkembangan teknologi Alat dan Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam). Laksamana Muhammad Ali menegaskan pentingnya penguatan kerja sama internasional.

“Kami ingin memastikan TNI AL terus mengikuti perkembangan teknologi pertahanan dunia dan membuka peluang kolaborasi yang relevan bagi kepentingan nasional,” ujarnya.

Delegasi TNI AL juga meninjau berbagai fasilitas pelatihan berbasis simulasi, mulai dari Submarine Control Simulation dan Submarine Command Team Training, hingga Action Speed Tactical Trainer bagi perwira peperangan. Termasuk pula pemaparan inovasi simulator konsep operasi Autonomous Underwater Vehicle (AUV) di Navy Demo Room serta demonstrasi senjata Seasnake 30mm.

Dalam kesempatan tersebut, Kasal menyaksikan demonstrasi laut AUV Greyshark, kendaraan bawah air otonom buatan Jerman yang mampu menjalankan misi ISR, MCM, pemantauan Critical Underwater Infrastructure (CUI), hingga operasi anti-kapal.

“Teknologi seperti AUV menjadi bagian penting bagi peningkatan kemampuan deteksi dan respons TNI AL terhadap ancaman bawah permukaan,” kata Kasal.

Pihak industri pertahanan Jerman menyambut baik kunjungan tersebut. Seorang perwakilan teknis Rheinmetall menyampaikan bahwa mereka terbuka untuk eksplorasi kerja sama.

“Kami melihat potensi yang sangat besar dalam penguatan kemitraan dengan Indonesia, khususnya dalam peningkatan kemampuan maritim,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat komitmen TNI AL dalam mendorong modernisasi alutsista dan penguasaan teknologi pertahanan mutakhir demi menjaga stabilitas kawasan. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *