Press "Enter" to skip to content

Hari Ayah Nasional: Menteri Wihaji Ingatkan Pentingnya Kehadiran Ayah di Era Gawai

Last updated on 15/11/2025

Social Media Share

Ilustrasi – Seorang ayah menggendong anaknya saat mengikuti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Timor Tengah Selatan, NTT, pada 28 Oktober 2025. (Foto:Ist)

JAKARTA, NP – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji mengingatkan pentingnya peran ayah dalam keluarga Indonesia, terutama di tengah dominasi gawai, Jumat (14/11/2025). Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Ngobrol Perkara Gati (NGOPI) yang digelar luring dan daring, diikuti peserta dari 34 provinsi.

Data Pendataan Keluarga 2025 menunjukkan 25,8% anak Indonesia mengalami kondisi “fatherless”. Menurut Menteri Wihaji, gawai yang digunakan rata-rata 7,8 jam per hari dapat mengurangi interaksi orang tua dan anak. “Pertanyaannya, berapa menit kita benar-benar mengobrol dengan anak?” ujar Menteri Wihaji.

Dalam momentum peringatan Hari Ayah Nasional, Menteri Wihaji menegaskan bahwa teknologi seharusnya menjadi alat pendukung, bukan pengganti peran orang tua. Kehadiran ayah sangat menentukan pembentukan karakter dan kepemimpinan anak. Ia mengingatkan agar anak tidak lebih banyak curhat ke gawai daripada kepada orang tua.

“Keluarga adalah institusi terkecil namun berdampak terbesar. Kalau keluarga baik-baik saja, insyaallah negara ini juga akan baik-baik saja,” tegas Menteri Wihaji.

Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak mengenai pentingnya ayah sebagai teladan, penjaga moral, dan inspirasi anak. Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. H. Mian, menambahkan, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati) mendorong kesadaran bahwa ayah memiliki peranan besar dalam membentuk karakter bangsa.

Plh. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, Puji Prihatiningsih, menjelaskan kegiatan NGOPI bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kehadiran ayah yang utuh dan berdaya di keluarga. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *