Last updated on 02/06/2025
Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Effendy Choirie (Gus Choi) bersama Hashim Djojohadikusumo (batik), adik kandung Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesediaannya menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat DNIKS. Pada pertemuan yang dilakukan di kantor Hashim tersebut, Minggu (1/6/2025), Gus Choi sekaligus menyerahkan dokumen hasil Mukernas I DNIKS kepada Hashim. (Foto: Humas DNIKS)
JAKARTA, NP- Hashim Sujono Djojohadikusumo, adik kandung Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesediaannya menjabat Ketua Badan Penasehat Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Selain Hashim, Bos Indofood Franciscus Welirang juga menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Badan Pengarah DNIKS.
Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie mengaku bersyukur atas kesiapan dan dukungan dua tokoh tersebut untuk ikut terlibat langsung dalam jajaran DNIKS. Gus Choi, panggilan akrab Effendy Choirie mengungkap alasan dua tokoh tersebut mau terlibat langsung dalam DNIKS. Yaitu karena keduanya memiliki perhatian besar pada persoalan kesejahteraan sosial masyarakat.
Gus Choi berharap kehadiran Hasjim Djojohadikusumo dan Franciscus Welirang dapat menjadi pendorong kinerja DNIKS dalam mendukung program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya yang berkaitan dengan persoalan kesejahteraan sosial masyarakat dan pegentasan kemiskinan.
“Saya bersilaturahmi langsung dengan Pak Hashim, dan beliau menerima dengan senang hati, karena sejak lama sudah concern dengan aktivitas sosial,” ucap Effendy Choirie usai diterima Hashim Djojohadikusumo di kantornya di Jakarta, Minggu (1/6/2025).
Pada pertemuan yang juga dihadiri jajaran pengurus DNIKS, Gus Choi mengatakan pihaknya juga sekaligus menyerahkan dokumen hasil Mukernas I DNIKS kepada Hashim.
Gus Choi menjelaskan banyak hal dibahas bersama Hashim, salah satunya mengenai Asta Bhakti DNIKS untuk Asta Cita Pemerintahan Prabowo.
“Selain itu, kami melaporkan rencananya HUT ke 58 DNIKS pada Juli 2025. Pak Hashim juga memberikan arahan dan masukan untuk DNIKS ke depan,” terang mantan Anggota MPR/DPR itu.
Kepada awak media, Gus Choi secara khusus mengapresiasi sosok Hashim Djojohadikusumo yang dinilainya telah lama concern dengan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, baik sosial maupun kebudayaan.
“Pak Hashim dikenal memiliki perhatian yang besar terhadap masalah sosial, termasuk masalah pangan dan kemiskinan,” terangnya.
Dikatakan Gus Choi, bahwa Hashim Djojohadikusomo mengapresiasi pembangunan sekolah rakyat. Karena pendidikan bisa mengentaskan kemiskinan.

Pertemuan Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Effendy Choirie (Gus Choi) dengan Direksi Indofood, Franciscus Welirang yang menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Badan Pengarah DNIKS. (Foto: Humas DNIKS)
Disisi lain, Gus Choi juga menyinggung pertemuannya dengan Franciscus Welirang yang juga bersedia menjabat Dewan Pengarah DNIKS. Menurut Gus Choi, keberadaan Direktur Indofood tersebut dibutuhkan DNIKS karena sejak lama sosok Franciscus Welirang telah menjadi pengurus DNIKS.
“Sehingga keberadaanya tetap dibutuhkan, apalagi memiliki pengalaman panjang menjadi pengurus DNIKS, tentu pengalaman ini menjadi sangat berharga,” paparnya.
Kepada Franky, panggilan akrab Franciscus Welirang, Gus Choi juga melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DNIKS selama 4 bulan kepemimpinannya, mulai dari konferensi nasional hingga Mukernas I DNIKS.
“Dalam hal ini, Pak Franky memberikan saran agar DNIKS terlibat banyak dalam berbagai kebijakan nasional, terutama yang menyangkut masalah kesejahteraan sosial nasional,” jelasnya.
Beberapa diantaranya, sambung Gus Choi, misalnya soal program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Kebijakan Koperasi Merah Putih.
“DNIKS perlu memberikan saran, pemikiran dan gagasan gagasan yang lebih menarik,” imbuhnya
Dari pertemuannya dengan kedua tokoh tersebut, Gus Choi mengatakan bahwa keduanya merespon positif ajakan untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kesejahteraan.
Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo mengapresiasi berbagai kegiatan DNIKS yang telah berjalan. Bahkan telah membantu Asta Cita melalui Asta Bhakti. “Tentu kolaborasi dan koordinasi seperti ini sangat baik, dan bisa mempercepat pengentasan kemiskinan,” tuturnya.
Lebih lanjut Hashim mendukung kegiatan HUT ke 58 DNIKS, apalagi DNIKS bisa ikut mensosialisasikan program pemerintah.
Sedangkan Bos Indofood, Franciscus Welirang mendorong DNIKS lebih maju lagi ke depan dan berbicara banyak soal kebhinekaan yang ada dalam Pancasila.(har)







Be First to Comment