Ketua Panitia Festival Cap Gomeh Bukit Gading Mediterania 2026, David.(Foto: red)
JAKARTA, NP – Meski diguyur hujan, suasana meriah tetap terasa di area parkir Casablanca, Bukit Gading Mediterania, Jakarta Utara, Sabtu (7/3/2026). Sejak pukul 14.00 WIB, warga RW 16 berkumpul merayakan Festival Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2026, tradisi yang tak hanya memeriahkan kalender Imlek tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
Suara musik tradisional mengiringi atraksi barongsai dan liong yang menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Warga tampak antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. Di sisi lain, bazar kuliner yang menawarkan berbagai hidangan juga ramai didatangi pengunjung, mulai dari jajanan manis hingga makanan khas Imlek.

Salah satu warga, Prita, yang hadir bersama keluarganya mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Acara ini sangat menyenangkan. Selain hiburan, kami bisa berkumpul dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya. Senyum dan keceriaan anak-anak yang menyaksikan pertunjukan barongsai menambah hangat suasana festival Cap Go Meh.
Hal senada disampaikan Nafrah, anggota PKK Kelapa Gading Barat. Ia mengaku bersyukur karena dalam kegiatan tersebut juga dilakukan santunan kepada anak-anak yatim.

Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Bukit Gading Mediterania 2026, David, mengatakan pihaknya ingin tradisi Cap Go Meh terus hidup dan dapat dinikmati semua kalangan. “Tahun ini terasa lebih meriah karena dukungan warga yang luar biasa,” katanya.
Menurut David, antusiasme warga sangat tinggi. Beberapa bahkan datang lebih awal untuk menyaksikan barongsai dari dekat, sementara yang lain berkeliling bazar mencicipi berbagai kuliner. “Bazar ini dari warga untuk warga. Festival ini membuktikan bahwa meski zaman terus bergerak cepat, tradisi tetap mampu menyatukan komunitas, menghidupkan budaya, dan menghadirkan kegembiraan bersama,” ujarnya di lokasi acara.
Dalam kesempatan itu juga digelar santunan bagi anak yatim yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Utara, Camat Kelapa Gading, dan Lurah Kelapa Gading Barat. Santunan berupa angpao Cap Go Meh dan satu kotak makanan ringan.

“Kami juga mengundang pelaku UMKM. Dagangan mereka kami borong sehingga warga yang ingin berbuka puasa bisa menikmati makanan seperti nasi goreng, siomay, bakso, hingga es doger secara gratis,” kata David.
Pada malam hari, panitia juga menyiapkan berbagai permainan, salah satunya gim batu guncang, dengan hadiah berupa peralatan rumah tangga bagi para pemenang.
“Acara seperti ini sempat vakum selama empat tahun dan baru tahun ini bisa kembali kami adakan,” tutup David. (red)







Be First to Comment