Press "Enter" to skip to content

Nataru 2025/2026, Penumpang KA Lokal Bias di Daop 7 Madiun Tembus 56.735 Orang

Social Media Share

Keramaian penumpang KA Lokal Bias di salah satu stasiun wilayah Daop 7 Madiun selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025/2026. (Foto: Ist)

MADIUN, NP – Minat masyarakat terhadap layanan Kereta Api (KA) Lokal Bias terus menunjukkan tren peningkatan signifikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat telah melayani 56.735 pelanggan, terdiri atas 29.173 pelanggan naik dan 27.562 pelanggan turun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya volume pelanggan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap KA Lokal Bias sebagai moda transportasi publik yang andal, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.

“KA Lokal Bias semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta bertarif terjangkau. Selama masa Nataru, tingkat okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ujar Tohari dalam keterangan resmi, Minggu (4/1/2026).

KA Lokal Bias di wilayah Daop 7 Madiun melayani relasi Madiun–Bandara Adi Sumarmo (PP), sehingga menjadi penghubung strategis antara kawasan Madiun Raya dan simpul transportasi udara nasional di Bandara Adi Sumarmo. Layanan ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan udara tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.

Lebih dari sekadar angkutan penumpang, KA Lokal Bias merupakan bagian dari upaya integrasi antarmoda kereta api–bandara yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan. Integrasi ini mendorong peralihan masyarakat ke angkutan massal berbasis rel, mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, serta meningkatkan efisiensi mobilitas antarwilayah.

Untuk mendukung kemudahan perencanaan perjalanan, pemesanan tiket KA Lokal Bias dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Masyarakat diimbau melakukan pemesanan lebih awal, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang dan akhir pekan.

Selama masa Nataru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Lokal Bias, yakni Stasiun Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban.

Adapun volume pelanggan tertinggi tercatat di:

  • Stasiun Madiun: 16.344 pelanggan naik dan 15.684 pelanggan turun;
  • Stasiun Ngawi: 4.438 pelanggan naik dan 4.145 pelanggan turun;
  • Stasiun Magetan: 4.273 pelanggan naik dan 4.021 pelanggan turun;
  • Stasiun Walikukun: 2.319 pelanggan naik dan 2.211 pelanggan turun;
  • Stasiun Caruban: 1.799 pelanggan naik dan 1.501 pelanggan turun.

Untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA Lokal Bias selama masa Nataru, atau rata-rata lima perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk atau sekitar 3.420 tempat duduk per hari.

Khusus keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun (KA bernomor ganjil), volume pelanggan mencapai 25.281 orang, setara dengan 148 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Puncak sementara terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan 1.830 pelanggan naik dan 1.624 pelanggan turun. Sementara pada Minggu (4/1/2026), hingga data sementara dihimpun, tercatat 1.707 pelanggan naik dan 1.441 pelanggan turun, dan angka tersebut masih berpotensi bertambah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi kereta api dengan bandara memiliki relevansi tinggi dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang semakin melayani serta mendukung agenda nasional dalam memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi,” tutup Tohari. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *