Press "Enter" to skip to content

Wamentan Harvick: Program Ketahanan Pangan Sebagai Sebuah Orkestrasi

Social Media Share

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi. (Foto: @Instagram harvick.hqolbi)

JAKARTA, NP – Sinergi dan koordinasi antar kementerian, lembaga negara dan swasta merupakan hal penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan program ketahanan pangan sebagai sebuah orkestrasi, dan pertanian membutuhkan kekuatan, kesesuaian, akurasi data dan proses mitigasi permasalahan serta presisi, akurat dan cepat.

Peran dan sepak terjang Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dinilai semakin memperkuat kepemimpinannya, di Kementerian Pertanian yang sekarang dikomandoi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang sudah berpengalaman selama 24 tahun sebagai kepala daerah.

Wamentan Harvick yang juga dikenal sebagai intelektual dan ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) dan mengurusi perekonomian masyarakat NU. Harvick juga pernah menjabat Ketua Presidium MPP ICMI Muda dan salah seorang pendiri Koperasi Amanah Sejahtera Bangsa.

Berbekal dan pengalamannya, Wamentan Harvick akan menyokong cita-cita Mentan SYL untuk memberikan nilai tambah pada setiap produk pertanian.

“Seperti apa yang sudah di pesankan Bapak Presiden, tentu masalah ketahanan pangan menjadi salah satu point pembahasan. Target-target dan program dapat berjalan baik” katanya seperti dikutip dari RuPol

Mengenal Harvick Hasnul Qolbi
Harvick Hasnul Qolbi lahir di Jakarta, Indonesia, 17 November 1974. Harvick menjadi Wakil Menteri Pertanian di usianya yang masih relatif muda yakni 46 tahun ketika dilantik Presiden Jokowi pada 23 Desember 2020 lalu.

Harvick didapuk mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kementerian tersebut di sisa masa Kabinet Indonesia Maju kepemimpinan Presiden Jokowi-Ma`ruf Amin periode 2019-2024.(rls)

Pria berdarah Minang ini memulai karir politik dan di pemerintahan dari menjadi kader Nahdatul Ulama yang aktif di PBNU

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU). Di NU, tugasnya sebagai pelaksana pengembangan ekonomi warga Nahdlatul Ulama.

Dia juga menjabat sebagai Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Peran yang tak boleh dilupakan dari seorang Harvick adalah ketika Ia mendirikan Koperasi Amanah Sejahtera Bangsa.

Ia juga pernah menduduki jabatan puncak di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia ketika menjadi Ketua Presidium.(rls)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan