Press "Enter" to skip to content

TNI Fair 2025 di Monas, Ribuan Warga Padati Pameran Alutsista Tiga Matra

Social Media Share

Anak-anak penuh semangat naik tank di TNI Fair 2025.(Ist)

JAKARTA, NP — Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya memadati Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, untuk menghadiri TNI Fair 2025, Sabtu dan Minggu (20–21 September 2025). Gelaran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu menampilkan pameran alat utama sistem senjata (alutsista) dari ketiga matra TNI: Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat tidak hanya menyaksikan langsung deretan alutsista modern, tetapi juga berinteraksi hangat dengan para prajurit yang bertugas. Antusiasme warga terlihat jelas, terutama anak-anak dan pelajar yang bergiliran berfoto di atas Tank Leopard, mencoba duduk di kokpit APS-3 Anoa, hingga terpukau oleh kegagahan MLRS Vampire dan Astros — sistem peluncur roket jarak jauh yang biasanya hanya terlihat dalam latihan militer berskala besar.

Dari matra laut, kendaraan amfibi LVT-7 A1 dan Sea Rider menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Sementara dari matra udara, sistem pertahanan udara Oerlikon Skyshield serta radar taktis Smart Hunter turut dipamerkan, memperlihatkan kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga ruang udara nasional.

Antusiasme Publik dan Kedekatan TNI-Rakyat

TNI Fair 2025 bukan sekadar pameran militer. Lebih dari itu, acara ini menjadi sarana membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat, dalam semangat kebangsaan yang sejuk dan membanggakan. Suasana seperti pesta rakyat terlihat nyata di sekitar Monas, di mana prajurit berbagi cerita, edukasi, dan kebanggaan bersama rakyat yang mereka lindungi.

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Pusat Penerangan TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah rakyat, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dan kedekatan emosional.

“TNI Fair ini adalah bentuk nyata dari semangat TNI sebagai tentara rakyat. Kami ingin menunjukkan bahwa TNI bukan hanya kuat secara alutsista, tetapi juga dekat, terbuka, dan selalu bersama rakyat. Di usia ke-80 ini, kami ingin mempertegas jati diri TNI sebagai tentara pejuang dan profesional yang tetap membumi,”ujar Kolonel Agung dalam keterangannya.

Ia menambahkan, melalui interaksi langsung seperti ini, masyarakat dapat lebih memahami peran strategis TNI dalam menjaga kedaulatan negara, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini, terutama di kalangan generasi muda.

Jati Diri TNI yang Tetap Kokoh

Dengan semangat “TNI Bersama Rakyat, Tangguh, Profesional, dan Modern”, TNI Fair 2025 menjadi simbol perayaan bukan hanya atas kekuatan militer, tetapi juga atas kepercayaan rakyat. Dalam setiap interaksi, setiap senyum anak kecil yang naik ke atas kendaraan tempur, dan setiap sapaan prajurit kepada masyarakat, terpancar semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.

TNI menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjaga Indonesia — dari darat, laut, hingga udara — dengan kekuatan yang modern namun tetap berpijak pada nilai-nilai pengabdian kepada bangsa.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *