JAKARTA, NP – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menggelar Latihan Olah Yudha Operasi Militer Selain Perang (Oyu OMSP) bagi Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-66 Tahun Anggaran 2026. Latihan ini bertujuan mengasah kemampuan perencanaan operasi, pengambilan keputusan, serta koordinasi dalam penanggulangan bencana dan pemberian bantuan kemanusiaan.
Kegiatan dibuka Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat), yang diwakili Direktur Pengkajian Strategi Operasi (Dirjianstraops) Seskoal Kolonel Laut (P) Dr. Niko Octoria, S.E., M.Tr.Hanla. Latihan berlangsung di Gedung Tactical Floor Game (TFG) Pusat Olah Yudha (Pusoyu) Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).
Dalam sambutannya, Niko menegaskan bahwa latihan tersebut bukan sekadar rutinitas kurikulum pendidikan, melainkan sarana untuk mengasah kemampuan manajerial para perwira siswa dalam menghadapi situasi kedaruratan.
“Latihan ini bukan sekadar rutinitas kurikulum, melainkan untuk mengasah kemampuan manajerial dalam skenario kedaruratan serta melatih kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan di bawah tekanan situasi bencana yang dinamis,” ujarnya.
Ia juga meminta para Pasis memanfaatkan latihan tersebut untuk memperdalam pemahaman terhadap doktrin, taktik, dan prosedur yang telah dipelajari selama pendidikan.
“Gunakan latihan ini untuk mengeksplorasi doktrin, taktik, dan prosedur yang telah dipelajari,” katanya.
Melalui latihan Oyu OMSP ini, para Pasis diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan operasi gabungan terpadu untuk menanggulangi dampak bencana alam, menangani pengungsian, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Latihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan para perwira siswa dalam menyusun perencanaan operasi yang efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran ketika menghadapi berbagai situasi kedaruratan.
Dengan demikian, para Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-66 diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut dalam operasi militer selain perang, khususnya penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. (red)







Be First to Comment