Hari ke-11 pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menemukan sembilan jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, Rabu (23/9/2026).(Foto: Ist)
BANJARMASIN, NP – Tim SAR Gabungan kembali menemukan sembilan jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 pada hari ke-11 pencarian, Rabu (23/9/2026). Sembilan jenazah tersebut ditemukan dari dalam kerangka kapal melalui tiga kali penyelaman yang dilakukan penyelam TNI Angkatan Laut (Satkoppeba dan Satkopaska) bersama Basarnas Special Group (BSG) dan Possi.
Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran pers, Kamis (24/9/2026), menyampaikan bahwa penyelaman difokuskan pada evakuasi jenazah korban yang masih terjebak di dalam KM Virgo Transport 8.
“Penyelaman difokuskan pada evakuasi jenazah korban yang terjebak di KM Virgo Transport 8,” demikian disampaikan Dispenal dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, pada 18 September 2026, tim SAR Gabungan telah menemukan tiga korban. Kemudian, pada 22 September 2026, kembali ditemukan tiga korban. Selanjutnya, pada 23 September 2026, sebanyak sembilan korban berhasil ditemukan.
Dengan tambahan sembilan jenazah tersebut, secara keseluruhan sebanyak 15 korban telah ditemukan dalam rangkaian operasi pencarian dan evakuasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur, yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Nala-363, serta KRI Canopus-936. Seluruh jenazah yang ditemukan selanjutnya dievakuasi secara bertahap menuju KN SAR Pacitan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Proses pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 terus dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi antarpersonel, kehati-hatian, serta keselamatan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Dispenal menyebutkan, langkah tersebut selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. “Keberhasilan operasi ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AL dalam menjamin keselamatan masyarakat maritim,” demikian keterangan Dispenal.
Kehadiran TNI AL di wilayah perairan nasional diharapkan terus memberikan rasa aman kepada masyarakat. (red)







Be First to Comment