Press "Enter" to skip to content

Libur Panjang Maulid Nabi, 41.498 Penumpang Padati Layanan KA Daop 7 Madiun

Social Media Share

Suasana padat penumpang di stasiun wilayah Daop 7 Madiun saat arus mobilitas masyarakat meningkat pada libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.(Foto: Ist)

MADIUN, NP – Libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mendorong lonjakan mobilitas masyarakat di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Hingga periode 21-25 Agustus 2026, jumlah pelanggan yang berangkat dan tiba tercatat mencapai 41.498 orang.

Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, pada Jumat (21/8/2026) saja tercatat 15.846 pelanggan menggunakan layanan kereta api. Rinciannya, sebanyak 7.539 pelanggan berangkat dan 8.307 pelanggan tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Secara kumulatif sementara, sejak 21 hingga 25 Agustus 2026, tercatat 21.124 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun, sedangkan 20.374 pelanggan tercatat tiba. Angka tersebut menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat selama momentum libur panjang.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya volume pelanggan menjadi indikasi kuat bahwa kereta api masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk bepergian saat libur panjang.

“Pada momentum libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun terpantau cukup tinggi. KAI terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan bersama keluarga maupun menuju berbagai daerah tujuan dengan tenang,” ujar Tohari dalam keterangan pers, Sabtu (22/8/2026).

Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, KAI Daop 7 Madiun tetap mengoperasikan rata-rata 62 perjalanan KA jarak jauh dan 10 perjalanan KA lokal BIAS setiap hari.

KAI juga menambah rangkaian pada KA Bangunkarta, KA Brantas, dan KA Singasari. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan tempat duduk pada sejumlah KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun.

Tohari mengingatkan masyarakat agar tidak menunda persiapan perjalanan, terutama terkait tiket dan waktu keberangkatan. Pelanggan juga diminta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari kepadatan serta memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.

“Pelanggan kami imbau untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan kembali jadwal keberangkatan pada tiket, serta selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berada di area stasiun maupun selama perjalanan,” pungkas Tohari. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *