Press "Enter" to skip to content

Culture Day TNI AD dan US Army, Semangat Kemerdekaan Menguatkan Persahabatan

Social Media Share

Prajurit TNI AD dan US Army larut dalam keseruan tarik tambang pada Culture Day Latma Ksatria Warrior 2026 di Lapangan Puslatpur Kodiklatad, Martapura, OKU Timur. (Foto: Ist)

BATURAJA, NP – Semangat kemerdekaan Indonesia pecah di tengah latihan militer bersama. Prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan United States Army (US Army) sejenak meninggalkan suasana latihan untuk berbaur dalam perlombaan khas 17 Agustus melalui Culture Day di Lapangan Puslatpur Kodiklatad, Martapura, OKU Timur, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menjadi ruang bagi prajurit kedua negara untuk membangun keakraban di luar agenda latihan. Tarik tambang, balap karung, makan kerupuk hingga balap bakiak berlangsung meriah, diwarnai sorak-sorai, tawa dan persaingan yang tetap menjunjung sportivitas.

Di bawah pimpinan Kolonel Inf Slamet, S.Sos., M.Han., selaku Komandan Latma Ksatria Warrior 2026, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan. Culture Day dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komunikasi, memahami budaya masing-masing dan membangun kepercayaan antara prajurit TNI AD dan US Army.

“Kami sangat senang dapat ikut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Perlombaan tradisional seperti ini memberi kami pengalaman baru untuk mengenal budaya Indonesia. Yang paling penting, kegiatan ini membuat kami semakin dekat dan mempererat persahabatan antara prajurit kedua negara,” ujar perwakilan US Army.

Perbedaan bahasa, negara dan latar belakang tak menjadi penghalang. Para prajurit justru saling menyemangati saat perlombaan berlangsung. Dalam suasana santai itu, hubungan antarprajurit yang selama latihan dibangun melalui disiplin dan profesionalisme dipererat lewat interaksi budaya.

Nilai gotong royong dan persatuan yang melekat dalam tradisi perayaan kemerdekaan juga terasa kuat. Culture Day menunjukkan bahwa kerja sama militer tidak hanya dibangun melalui latihan taktis di lapangan, tetapi juga melalui hubungan antarmanusia yang saling menghormati.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan foto bersama. Momen tersebut menjadi bagian penting dari Latma Ksatria Warrior 2026, sekaligus memperlihatkan wajah lain dari kerja sama TNI AD dan US Army: profesional saat berlatih, tetapi tetap hangat ketika merayakan persahabatan.

Melalui Culture Day, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi pengalaman bersama. Bagi prajurit TNI AD, ini menjadi ruang mempererat solidaritas; bagi US Army, menjadi kesempatan merasakan langsung denyut budaya dan tradisi kemerdekaan Indonesia. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *