Aktivitas penanganan pasien di Rumkitlap TNI AL Kuala Cangkoi dan Kuala Kerto. Fasilitas kesehatan darurat ini telah melayani sedikitnya 348 warga. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP — Upaya bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Aceh terus berjalan intensif. Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir kini telah beroperasi penuh dan melayani ratusan warga terdampak bencana.
Dalam keterangan tertulis, Selasa (9/11/2025), Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) melaporkan bahwa Rumkitlap yang didirikan di Kuala Cangkoi dan Kuala Kerto telah menangani sedikitnya 348 pasien. Layanan medis darurat ini masih berlangsung untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh penanganan cepat dan tepat.
Pada operasi bantuan bencana alam (Gulbencal) tersebut, TNI AL mengerahkan 4.098 personel yang tersebar di berbagai titik untuk mendukung proses evakuasi, distribusi bantuan, serta pelayanan kesehatan.
Dukungan aspek kesehatan juga datang dari unsur laut. KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang beroperasi di wilayah Sibolga–Padang, telah memberikan layanan kesehatan kepada 39 pasien, terdiri atas 17 pasien umum, 5 pasien rawat inap yang menjalani operasi, serta 17 pasien perawatan gigi.
Sementara itu, KRI dr. Soeharso-990 telah sandar di Lhokseumawe. Kapal rumah sakit ini melaksanakan debarkasi logistik bantuan sekaligus membuka layanan kesehatan untuk masyarakat setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen TNI AL dalam mendukung pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak bencana, baik pada masa tanggap darurat maupun tahap pemulihan. Langkah ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, kepada seluruh jajaran TNI AL. (red)







Be First to Comment