Press "Enter" to skip to content

Wujud Kepedulian di Tanah Papua, Pasmar 3 Donor Darah di RSUD Sele Be Solu

Social Media Share

Prajurit Pasmar 3 Donor Darah untuk Pasien RSUD Sele Be Solu Sorong.(Foto)

SORONG, NP – Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat di Tanah Papua, khususnya di wilayah Kota Sorong, prajurit Pasmar 3 Korps Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan kegiatan donor darah di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen Korps Marinir TNI AL dalam membantu sesama sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak lima prajurit Pasmar 3, dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, turut ambil bagian dalam aksi sosial tersebut.

Donor darah kali ini ditujukan untuk membantu salah satu pasien RSUD Sele Be Solu atas nama Ny. Enggelina (45), yang tengah menjalani perawatan intensif dan membutuhkan tiga kantong darah golongan B positif (B+). Aksi ini menjadi wujud nyata solidaritas, empati, serta semangat kemanusiaan prajurit Marinir terhadap masyarakat di sekitarnya.

Di tempat terpisah, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan medis masyarakat, tetapi juga merupakan implementasi nilai-nilai kemanusiaan serta pengabdian prajurit Marinir di tengah masyarakat Papua.

“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa orang lain. Ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial prajurit Marinir serta wujud pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara,” tegas Danpasmar 3.

Sementara itu, pihak keluarga pasien, khususnya orang tua Ny. Enggelina, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada prajurit Pasmar 3 atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dan memberikan harapan besar bagi kesembuhan pasien.

Melalui kegiatan donor darah ini, Pasmar 3 berharap dapat terus mempererat hubungan harmonis antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat empati, solidaritas sosial, serta kepedulian kemanusiaan di Tanah Papua sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *