Press "Enter" to skip to content

Tim Gabungan Evakuasi FDR Helikopter MI-17V5 yang Jatuh di Seruyan

Social Media Share
Tim gabungan TNI AL bersama unsur Penerbad, Polairud, dan Basarnas berhasil mengevakuasi Flight Data Recorder (FDR) helikopter MI-17V5 HA-5235 yang jatuh di perairan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.(Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – Tim gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama unsur terkait berhasil menemukan dan mengevakuasi Flight Data Recorder (FDR) atau perekam data penerbangan helikopter MI-17V5 HA-5235 yang jatuh di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (8/11/2026) menyampaikan, selain FDR, tim gabungan juga berhasil mengevakuasi bagian ekor helikopter yang mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Operasi pencarian dan evakuasi tersebut melibatkan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkoppeba) Koarmada I, penyelam TNI AL, personel Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad), Polairud, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kecelakaan helikopter MI-17V5 HA-5235 terjadi pada Rabu (4/11/2026), ketika pesawat tersebut menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Peristiwa itu mengakibatkan tiga prajurit TNI gugur.

Penemuan FDR menjadi bagian penting dalam proses investigasi kecelakaan. Perangkat tersebut merekam berbagai parameter penerbangan yang dapat digunakan tim penyelidik untuk menelusuri rangkaian kejadian sebelum helikopter mengalami kecelakaan.

Data yang tersimpan dalam FDR diharapkan dapat membantu mengungkap faktor penyebab jatuhnya helikopter, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan penerbangan militer dalam pelaksanaan tugas operasi, termasuk misi penanggulangan bencana karhutla.

Keberhasilan evakuasi FDR dan bagian ekor helikopter ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pencarian, pengumpulan bukti, dan penyelidikan kecelakaan MI-17V5 HA-5235. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *