Press "Enter" to skip to content

Perkuat Armada Bawah Laut, Seskoal Dorong Seminar Nasional Hiu Kencana 2026

Social Media Share

Suasana pertemuan Seskoal bersama Paguyuban Hiu Kencana membahas kesiapan pelaksanaan Seminar Nasional Paguyuban Hiu Kencana Tahun 2026.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Penguatan kekuatan bawah laut Indonesia menjadi salah satu perhatian strategis TNI Angkatan Laut di tengah meningkatnya dinamika keamanan kawasan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) mendukung penuh penyelenggaraan Seminar Nasional Paguyuban Hiu Kencana Tahun 2026 sebagai forum perumusan gagasan strategis bagi pengembangan kekuatan kapal selam nasional.

Dukungan tersebut disampaikan Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo melalui Wakil Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, S.T., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR., saat menerima kunjungan Ketua Paguyuban Hiu Kencana Laksamana Muda TNI (Purn) Didi Setiadi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., di Ruang Rapat Utama Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan seminar nasional yang akan menjadi wadah strategis bagi para ahli, praktisi, purnawirawan, dan prajurit aktif kapal selam dalam memberikan masukan terhadap pembangunan kemampuan peperangan bawah laut Indonesia.

Paguyuban Hiu Kencana merupakan organisasi yang menaungi para mantan pengawak maupun personel aktif kapal selam TNI Angkatan Laut. Wadah tersebut tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menjaga tradisi, pengalaman, dan nilai-nilai pengabdian Korps Hiu Kencana sebagai bagian dari kekuatan strategis pertahanan maritim.

Danseskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menegaskan, perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan strategis menuntut adanya pemikiran yang berkelanjutan dalam membangun kekuatan kapal selam nasional.

“Seskoal sebagai Center of Excellence dalam pengembangan doktrin dan pemikiran maritim mendukung sepenuhnya Seminar Nasional Paguyuban Hiu Kencana. Forum ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi akademis, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pimpinan TNI Angkatan Laut,” ujar Ariantyo.

Ia menjelaskan, sejumlah isu penting akan menjadi perhatian dalam seminar tersebut, mulai dari modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) kapal selam, pengembangan teknologi Air Independent Propulsion (AIP), hingga peningkatan profesionalisme dan kesiapan personel pengawak kapal selam.

“Pembangunan kekuatan kapal selam membutuhkan visi jangka panjang, dukungan teknologi, serta sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, diperlukan rumusan strategis yang konkret dan aplikatif untuk mewujudkan TNI Angkatan Laut yang modern dan tangguh,” tegasnya.

Seminar Nasional Paguyuban Hiu Kencana Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan pertahanan, akademisi, serta para pelaku sejarah pengembangan kapal selam Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan maritim masa depan. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *