Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto.(Foto: Ist)
MAKASSAR, NP – Mahkamah Agung (MA) memperkuat pemerataan layanan peradilan militer dengan meresmikan operasional dua Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) dan tiga Pengadilan Militer (Dilmil) di Makassar, Kamis (9/7/2026).
Ketua Mahkamah Agung Sunarto mengatakan pembentukan satuan kerja baru tersebut bukan hanya penambahan kelembagaan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan layanan peradilan yang lebih mudah dijangkau, efektif, dan berkualitas bagi para pencari keadilan.
“Kehadiran satuan kerja baru harus membawa semangat baru untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan,” kata Sunarto dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Menurut Sunarto, keberadaan pengadilan baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan prinsip independensi dan akuntabilitas peradilan. Ia menegaskan, kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan sangat bergantung pada konsistensi aparatur dalam memberikan pelayanan yang profesional.
Ia juga meminta seluruh jajaran peradilan tidak menjadikan keterbatasan fasilitas sebagai penghalang dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Keterbatasan sarana dan prasarana di pengadilan bukan menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada para pencari keadilan,” ujar Sunarto.
Sunarto menilai, keberhasilan penyelenggaraan peradilan tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh integritas, dedikasi, dan kemampuan aparatur dalam menghadirkan layanan hukum yang responsif.
Dalam kesempatan itu, Ketua MA menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap pengembangan lembaga peradilan di wilayah tersebut. Salah satu bentuk dukungan yang diapresiasi adalah rencana hibah tanah untuk menunjang pengembangan pengadilan di Sulawesi Selatan.
“Dukungan pemerintah daerah merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam memperluas akses terhadap keadilan dan memperkuat pelayanan peradilan bagi masyarakat,” ujar Sunarto.
Dengan beroperasinya dua Dilmilti dan tiga Dilmil tersebut, Mahkamah Agung berharap pelayanan peradilan militer dapat semakin dekat dengan masyarakat, berjalan lebih cepat, serta memenuhi standar pelayanan peradilan yang profesional dan berintegritas. (red)







Be First to Comment