Press "Enter" to skip to content

Latihan Armada Jaya XLIII TA 2025 Resmi Ditutup, Evaluasi Fokus pada Penguatan PPKM

Social Media Share

Katim Penilai Latihan Armada Jaya XLIII TA 2025, Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, menyampaikan hasil evaluasi latihan di hadapan peserta dan jajaran TNI AL.(Ist)

SURABAYA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo selaku Ketua Tim Penilai Latihan Armada Jaya XLIII Tahun Anggaran 2025 menghadiri acara penutupan latihan puncak TNI Angkatan Laut tersebut yang digelar di Auditorium Gedung Sudomo, Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Morokrembangan, Surabaya, Jumat (26/9/2025).

Penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, yang bertindak sebagai Direktur Latihan Armada Jaya XLIII TA 2025.

Latihan Armada Jaya kali ini dinilai sebagai momentum strategis dalam menguji kesiapan komando serta respons terhadap dinamika ancaman aktual terhadap kedaulatan negara. Lebih dari sekadar latihan, kegiatan ini mensimulasikan proyeksi kekuatan secara realistis sesuai dengan skenario militer terkini.

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang dibacakan Dankodiklatal, ditegaskan bahwa Armada Jaya XLIII menghadirkan skenario latihan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Latihan tahun ini tidak hanya mencakup Operasi Militer Perang (OMP), tetapi juga Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dengan keterlibatan Komando Gabungan Terpadu Pemulihan (Kogasgab PRC) TNI.

“Bahkan, dalam skenario turut digambarkan pelaksanaan kampanye militer di luar wilayah teritorial NKRI. Ini merupakan langkah maju dalam menguji doktrin kampanye militer dan operasi gabungan TNI, serta mendorong pengembangan pola pikir strategis para pelaku melalui Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM),” ujar Kasal dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kasal menegaskan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari hasil akhir berupa dokumen atau produk, tetapi dari semangat, kesungguhan, serta pemahaman mendalam terhadap proses pengambilan keputusan militer.

“Setiap evaluasi dan koreksi yang dilakukan menjadi pijakan penting dalam membangun kekuatan TNI AL yang adaptif dan siap proyeksi di kawasan regional, serta berkomitmen terhadap peran global,” imbuhnya.

Dalam sesi pemaparan hasil evaluasi, Katim Penilai Danseskoal menyampaikan bahwa secara umum latihan berjalan aman dan lancar. Salah satu sasaran utama, yakni peningkatan kemampuan dalam pelaksanaan PPKM, telah tercapai, meski diakuinya masih diperlukan pendalaman terhadap mekanisme pelaksanaan PPKM secara lebih menyeluruh.

Latihan Armada Jaya XLIII TA 2025 menjadi tonggak penting dalam upaya berkelanjutan penguatan profesionalisme dan interoperabilitas TNI AL dalam menghadapi spektrum ancaman masa depan.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *