Press "Enter" to skip to content

Lanal Labuan Bajo Bergerak Cepat, Seluruh Korban Tenggelam di Pulau Kelor Ditemukan

Social Media Share

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kedua wisatawan asal Tiongkok yang ditemukan pada kedalaman sekitar 23 meter di perairan Pulau Kelor, Manggarai Barat.(Foto: Ist)

MANGGARAI BARAT, NP – Respons cepat TNI Angkatan Laut melalui Lanal Labuan Bajo membuahkan hasil dalam operasi pencarian dua wisatawan asal Tiongkok yang tenggelam di perairan Pulau Kelor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (15/7/2026). Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban setelah melakukan penyelaman intensif di tengah kondisi arus laut yang menantang.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran pers, Sabtu (18/7/2026), menyebutkan bahwa Lanal Labuan Bajo langsung bergerak sesaat setelah menerima laporan kecelakaan laut tersebut. Personel dan tim penyelam segera diterjunkan untuk memperkuat Tim SAR Penyelam Gabungan bersama Pos SAR Labuan Bajo dan P3KOM.

“Sesaat setelah menerima informasi kejadian, Lanal Labuan Bajo langsung mengerahkan personel dan tim penyelam untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR,” demikian keterangan Dispenal.

Operasi penyelaman dipimpin Danunit Intel Lanal Labuan Bajo, Lettu Laut (S) Y. Lamek K. Sebelum pencarian dilakukan, tim terlebih dahulu melaksanakan briefing, pemeriksaan peralatan, pemetaan lokasi, serta analisis arus bawah laut guna memastikan strategi pencarian berjalan efektif dan aman.

Kerja sama lintas unsur tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan korban kedua pada kedalaman sekitar 23 meter dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke permukaan sesuai prosedur keselamatan penyelaman dan dibawa menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) SAR menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak medis.

Sebelumnya, korban pertama juga telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban sempat mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP), namun tim medis menyatakan korban tidak dapat diselamatkan.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dan penyelamatan dinyatakan selesai. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kesiapan unsur TNI AL dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan Indonesia.

“Kecepatan respons, kemampuan personel, serta soliditas antarunsur menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini,” ujar Dispenal.

Keterlibatan Lanal Labuan Bajo dalam operasi SAR tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam memberikan pelayanan kemanusiaan dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah perairan. Hal itu sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar jajaran TNI AL selalu hadir dan siap memberikan bantuan secara cepat, tepat, dan profesional. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *