Press "Enter" to skip to content

Alumni AAL 94 Bangun Kembali Jembatan Rusak di Jonggol

Social Media Share

Jembatan penghubung Desa Cibodas dan Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, yang selesai direhabilitasi oleh Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan Ke-40 Tahun 1994 melalui kegiatan bakti sosial.(Foto: Ist)

BOGOR, NP – Akses warga antara Desa Cibodas dan Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, yang sempat terganggu akibat jembatan rusak diterjang banjir dan longsor, kini dipulihkan melalui bakti sosial Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan Ke-40 Tahun 1994 yang tergabung dalam Moro Cadas. Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan kembali memperlancar mobilitas masyarakat menuju sekolah, puskesmas, pasar, dan pusat kegiatan ekonomi lainnya.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran pers, Jumat (17/7/2026), menjelaskan, rehabilitasi jembatan diawali dengan survei lokasi, dilanjutkan pengurugan area longsor, pembangunan buk jembatan, pemasangan bronjong, rehabilitasi jembatan berukuran 16 x 4 meter, pembangunan pagar pengaman, hingga pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya. Pekerjaan dimulai pada pekan pertama Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada pekan kedua Juli 2026.

Selain memulihkan jalur penghubung antardesa, Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 juga menyalurkan bantuan sosial berupa masing-masing 94 paket sembako kepada warga Desa Cibodas dan Desa Sukanegara. Bantuan lainnya meliputi 94 bibit tanaman produktif, 94 tanaman penghijauan, serta perlengkapan olahraga sepak bola dan bulu tangkis sebagai upaya mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 kepada masyarakat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana, kegiatan itu juga diharapkan memperkuat ketahanan sosial serta mendorong pemulihan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *