Wakil Kapuspen TNI Kolonel Arh Osmar Silalahi.(Ist)
JAKARTA, NP — Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah, melalui Wakil Kapuspen TNI Kolonel Arh Osmar Silalahi, resmi menutup Penataran Penerangan Terintegrasi Puspen TNI Tahun 2025 di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/9/2025).
Dalam sambutannya, Kapuspen TNI menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit penerangan, tidak hanya melalui penguasaan kemampuan teknis, tetapi juga dengan memperkuat keterampilan lunak (soft skill), mental, dan integritas pribadi.
“Dibutuhkan kekuatan moral, mental, etika profesi, dan kondisi jasmani yang prima. Keseluruhan aspek ini harus menjadi bagian dari jati diri prajurit penerangan agar setiap tugas dapat dijalankan secara optimal dan maksimal,” ujar Freddy dalam sambutan yang dibacakan Osmar Silalahi.
Selama sembilan hari, peserta penataran menerima pembekalan intensif mengenai berbagai aspek penerangan militer, mulai dari pengumpulan data dan analisis informasi, pemanfaatan teknologi digital, hingga praktik lapangan yang disesuaikan dengan dinamika tugas di satuan.
Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan komunikasi publik di lingkungan TNI, yang menuntut kecepatan, akurasi, dan profesionalisme dalam penyampaian informasi.
Kapuspen TNI mengapresiasi dedikasi para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Ia berharap materi dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
“Ilmu yang diperoleh harus menjadi bekal dalam menjalankan fungsi penerangan secara andal, profesional, dan mampu berkontribusi dalam mendukung tugas pokok satuan,” kata Freddy.
Penataran Penerangan Terintegrasi merupakan agenda rutin Puspen TNI yang bertujuan membekali prajurit penerangan dengan kompetensi terkini dalam bidang komunikasi, media, dan informasi strategis.(red)







Be First to Comment