Press "Enter" to skip to content

Jelang Manuver Lapangan Latgab TNI 2023, Pangkogasgabratmin Cek Kesiapan Kapal Markas

Social Media Share

JAKARTA, NP – Jelang pelaksanan Manuver Lapangan (manlap) pada Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2023, Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Edwin, S.H., M.Han, M.H. selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Pangkogasgabratmin) melaksanakan peninjauan kesiapan alutsista KRI jajaran Kolinlamil yang terlibat Latgab TNI. Didampingi Asops Pangkolinlamil dan Komandan Satlinlamil 2, Panglima Kolinlamil mengecek kesiapan KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524 dan KRI Teluk Lampung-540 yang tengah sandar di dermaga Semampir Baru, Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/7).

Di KRI BAC-593 yang nantinya akan dijadikan Kapal Markas Kogasgabratmin, Panglima Kolinlamil menyampaikan beberapa penekanannya kepada para Komandan KRI yang terlibat Latgab TNI. Beberapa penekanan tersebut diantaranya adalah kesiapan unsur yang dilengkapi dengan surat kelaikan kapal dan peran seluruh prajurit pengawak KRI dalam serial latihan yang akan dilaksanakan sampai nanti pada proses pendaratan administrasi pasukan Kogasratgab dari satuan TNI AD.

Pada kesempatan tersebut, Asops Panglima Kolinlamil juga melaporkan beberapa kegiatan sebelum unsur-unsur KRI Kogasgabratmin bertolak menuju daerah latihan di Situbondo, Jawa Timur. Akan dilaksanakan kembali Tactical Floor Game (TFG) untuk meyakinkan kembali masing-masing pelaku paham dengan perannya. Selanjutnya akan dilaksanakan paparan oleh Komandan KRI yang berperan sebagai Officer Conducting Serial (OCS) dalam beberapa serial latihan saat lintas laut.

Sebelum meninggalkan KRI BAC-593, Panglima Kolinlamil menyampaikan pesannya agar seluruh pihak melaksanakan Latgab TNI ini dengan sungguh-sungguh, komunikasi dan koordinasi melekat dan paham dengan skenario latihan serta perannya masing-masing. Ia berharap sasaran latihan dapat tercapai dengan tetap berprinsip pada zero accident.

“Ikuti standar operasional prosedur yang berlaku. Setiap prajurit harus mampu meminimalisir hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerugian personel maupun materiil. Sebelum kita berangkat, kita laksanakan doa bersama agar Tuhan YME menganugerahi kita semua keselamatan dan kelancaran.” ungkapnya. (Dispen Kolinlamil)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *