Inspektur Kolinlamil Laksamana Pertama TNI Yulianus Zebua memimpin Taklimat Awal Audit Kinerja Itkolinlamil TA 2026 yang diikuti jajaran Diskomlek dan Disharkap Kolinlamil.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Inspektur Kolinlamil Laksamana Pertama TNI Yulianus Zebua memimpin Taklimat Awal Audit Kinerja Inspektorat Kolinlamil (Itkolinlamil) Tahun Anggaran (TA) 2026 di Satuan Kerja Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) serta Dinas Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal (Disharkap) Kolinlamil. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Diskomlek Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/2).
Taklimat awal ini dihadiri Tim Audit Kinerja Itkolinlamil, Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika (Kadiskomlek) Kolinlamil Kolonel Laut (E) Hananto Adi Laksono beserta staf, serta Kepala Dinas Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal (Kadisharkap) Kolinlamil Kolonel Laut (T) Roma Gunawan beserta staf.
Audit Kinerja Itkolinlamil TA 2026 memiliki sasaran dan ruang lingkup untuk menganalisis secara komprehensif laporan perkembangan kinerja satuan kerja sejak TA 2025 hingga Triwulan I TA 2026. “Audit ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan objektif terkait pelaksanaan program kerja, sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Laksamana Pertama TNI Yulianus Zebua.
Audit kinerja tersebut difokuskan pada tiga bidang utama. Pertama, bidang operasi dan latihan (Opslat), yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta dampak dari setiap latihan di Diskomlek, termasuk laporan program kerja dan persediaan opname di Disharkap Kolinlamil. Kedua, bidang umum yang mencakup Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas (ZI), aspek administrasi dan personel, pembaruan standar operasional prosedur (SOP), serta berbagai permasalahan anggota di masing-masing satuan kerja. Ketiga, bidang perbendaharaan yang meliputi pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, pertanggungjawaban penggunaan dana, serta kepatuhan terhadap regulasi perbendaharaan negara.
Dalam amanatnya, Inspektur Kolinlamil menegaskan bahwa audit kinerja kali ini lebih menitikberatkan pada aspek pendampingan. “Audit kinerja bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi lebih pada pendampingan dan pemberian saran serta masukan agar program kerja di satuan kerja Kolinlamil dapat berjalan lebih berdaya guna dan berhasil guna,” tegasnya.
Ia juga berharap pelaksanaan audit kinerja ini dapat berlangsung secara terbuka dan komunikatif. “Kami mengharapkan adanya kerja sama yang baik, keterbukaan data, serta komunikasi dialogis, sehingga evaluasi dan rekomendasi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dalam meningkatkan kinerja Diskomlek dan Disharkap Kolinlamil,” pungkas Yulianus. (red)







Be First to Comment