Press "Enter" to skip to content

Doa Lintas Agama Warnai Peringatan HUT ke-80 Korps Marinir TNI AL

Social Media Share

Pangkormar Letjen Endi Supardi: Doa lintas agama simbol kebersamaan dan kesatuan Korps Marinir. (Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir TNI Angkatan Laut, Korps Marinir menggelar acara Doa Lintas Agama di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (14/11/2025). Acara ini menjadi momen syukur dan doa bersama, memohon keselamatan, perlindungan, dan keberhasilan tugas para prajurit Korps Marinir di seluruh Indonesia.

Doa bersama ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu, yang turut serta mendoakan keselamatan bangsa dan negara. Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah keagamaan Islam oleh Ustad H. Das’ad Latif, yang mengajak para prajurit untuk memperkuat jiwa patriotisme dan semangat pengabdian kepada negara.

Suasana penuh khidmat dalam Doa Lintas Agama, sebagai wujud kebersamaan dan harapan bagi keselamatan serta keberhasilan Korps Marinir TNI AL di HUT ke-80. (Foto: Ist)

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan kebersamaan dan kesatuan umat beragama. Menurutnya, doa bersama adalah bentuk harapan agar Korps Marinir senantiasa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas pengabdiannya demi bangsa dan negara.

“Di usia yang ke-80 ini, Korps Marinir semakin teguh untuk selalu berada di garis terdepan dalam setiap tantangan. Kekuatan terbesar Korps Marinir bukan hanya pada alutsista yang canggih, tetapi juga pada tekad dan kepercayaan yang diperoleh dari rakyat. Mari terus perkuat ikatan batin antara Marinir dan rakyat, sesuai dengan tema HUT ke-80 Korps Marinir, yaitu ‘Bersama Rakyat Membangun Indonesia Maju’,” ujar Letjen Endi Supardi.

Acara doa bersama juga menegaskan pentingnya persatuan dan kebhinekaan, serta memperkuat soliditas internal Korps Marinir. Ini juga menjadi momen untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang menjadi landasan dalam menjaga kedamaian dan keamanan negara.

Korps Marinir, yang didirikan pada 15 November 1945, terus berkomitmen untuk menjaga kedaulatan negara dan melaksanakan tugas mulia dalam menjaga keselamatan bangsa. Pada usia yang ke-80, Korps Marinir tetap bertekad menjadi ujung tombak pertahanan negara dalam setiap tantangan yang dihadapi. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *