Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ketika menghadiri Upacara Tawur Agung Kesanga yang dihelat di Pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Jumat (28/3/2025). (Foto: Kominfo DIY)
DI YOGYAKARTA, NP- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengajak umat Hindu menjaga keseimbangan alam, menjaga toleransi persatuan dan kerukunan serta mendukung dan mengawal program prioritas pemerintah.
Penegasan disampaikan Wapres Gibran Rakabuming Raka ketika menghadiri Ritual Upacara Tawur Agung Kesanga yang dihelat di Pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Jumat (28/3/2025).
“Bapak dan Ibu yang saya hormati pada kesempatan yang baik ini, saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat Hindu yang selama ini terus konsisten dalam menjaga keseimbangan alam, dan juga menjaga toleransi persatuan dan kerukunan. Jjuga mengajak seluruh umat Hindu untuk turut serta secara aktif mendukung dan mengawal program prioritas Bapak Presiden agar dapat berjalan dan bermanfaat maksimal bagi kita semua,” ujar Wapres seperti yang disiarkan secara langsung dalam kanal Youtube Kominfo DIY.
Acara Tawur Agung Kesanga secara nasional di Candi Prambanan dilaksanakan sehari menjelang Upacara Nyepi Tahun Saka 1947/2025.
Tema Nyepi Saka 1947/2025 adalah “Manasewa, Madawasewa Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema ini berarti bahwa melayani sesama adalah salah satu cara untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Nyepi 2025 jatuh pada hari Sabtu, tanggal 29 Maret 2025. Perayaan Nyepi 2025 berlangsung selama sehari penuh, yaitu Sabtu, 29 Maret 2025 dari pukul 06.30 Wita hingga Minggu, 30 Maret 2025 pukul 06.00 Wita.
Selain dihadiri Wapres, hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Anggota Kabinet Merah Putih, Ketua Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Panitia Nasional Nyepi Saka 1947/2025 Gede Narayana serta ribuan umat Hindu dari berbagai daerah.
Lebih jauh, Wapres menegaskan Perbedaan dapat mendewasakan kita karena dapat mengembangkan sikap toleransi dan saling menghargai. Perbedaan yang ada di Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.
“Perbedaan itu mendewasakan kita, perbedaan itu menyatukan kita kerukunan dan persatuan harus kita jaga bersama. Tahun ini Nyepi dan Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berdekatan. Toleransi dan saling menghormati perbedaan perlu terus kita perkuat. Pemerintah, kepala daerah harus berupaya untuk menjamin perayaan berjalan dengan lancar aman dan umat dapat khusyuk beribadah,” ujarnya.
Terkait dengan perayaan dua hari raya keagamaan yang berdekatan itu, Wapres mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mengingatkan seluruh jajaran untuk memastikan BBM, elpiji, listrik dan pangan ada di level yang aman serta masyarakat bisa melaksanakan hari raya nyaman.
“Bapak Ibu yang saya hormati Kita juga harus bersyukur selain kekayaan alam negara kita Indonesia juga di berkahi dengan kekayaan keberagaman yang luar biasa baik suku bahasa agama adat istiadat budaya dan lain-lain oleh sebab itu saya tidak bosan bosan untuk mengingatkan bahwa yang namanya keberagaman itu adalah kekuatan,” ucap Wapres.
Wapres juga menyinggung tentang keberadaan Candi Prambanan yabg merupakan aset bangsa yang telah diakui Unesco. Oleh karenanya, ia meminta agar harus dijaga dan dirawat dengan baik.
“”Saya juga titip pesan kepada para kepala daerah mohon dijaga kebersihannya Selama musim liburan ini. Karena saya yakin ini Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata yang paling favorit selama masa-masa liburan,” pesannya.
“Akhir kata, saya ucapkan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 semoga kedamaian kebahagiaan dan keberkahan selalu menyertai terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Om Shanti Shanti Shanti Om,” tutup Wapres.
Pada kesempatan sama, Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X ang hadir mewakili Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X menyampaikan bahwa agama Hindu telah sejak.lama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan selain ajaran spiritual. Nilai-nilai itu terus berkembang dan menjadi kearifan lokal bangsa Indonesia
“Termasuk nilai luhur umat Hindu, ajaran Tat Twam Asi bahwa aku adalah engkau dan engkau adalah aku. Dengan semangat tersebut marilah kita lanjutkan bakti kepada tanah air melalui pekerjaan yang kita cintai dan pelayanan yang kita persembahkan untuk sesama. Karena di sanalah letak kesucian hidup kita. Ketika bekerja bukan hanya demi hasil tetapi makna,” ujar Wagub DI Yogyakarta.
“Akhir kata selamat merayakan Hari Suci Tahun Baru Saka 1947 semoga damai, hening dan suci selalu menyertai langkah kita Om Shanti Shanti Shanti Om,” ucap Wagub DI Yogyakarta.(har)







Be First to Comment