Press "Enter" to skip to content

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Papua Nugini, Pererat Kerja Sama Bilateral

Social Media Share

Prajurit TNI AL tengah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Papua Nugini dalam rangka bakti sosial yang digelar oleh Satgas Port Visit.(Ist)

JAKARTA, NP — Satuan Tugas (Satgas) Port Visit ke Papua Nugini kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial dan kesehatan, dengan mengerahkan dua kapal perang, yaitu KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) dan Kapal Bantu Rumah Sakit KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991), pada Rabu (17/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Satgas Port Visit di Papua Nugini yang bertujuan mempererat hubungan diplomatik serta kerja sama antar negara di kawasan Pasifik.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada peningkatan kerja sama militer, tetapi juga berfungsi sebagai upaya memperkuat hubungan sosial dan budaya dengan masyarakat setempat. Selain itu, Satgas turut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-50 Papua Nugini, yang menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Dalam kegiatan bakti sosial, prajurit TNI Angkatan Laut (AL) secara langsung terlibat dalam pembersihan dan pengecatan masjid yang terletak di wilayah tersebut. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pengurus masjid dan masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi. Antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan ini mencerminkan rasa persaudaraan yang semakin erat antara kedua negara.

Kegiatan bakti sosial ini diperkirakan akan berlangsung hingga 27 September 2025. Selain memberikan kontribusi nyata terhadap fasilitas keagamaan masyarakat Papua Nugini, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat citra positif TNI Angkatan Laut dan Indonesia di kancah internasional. Keberadaan Satgas Port Visit di Papua Nugini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih solid antara Indonesia dan negara tetangga di kawasan Pasifik.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam pernyataannya, menekankan pentingnya peran TNI AL dalam mengemban misi diplomasi, khususnya dalam bidang *naval diplomacy*. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun *Confidence Building Measure* (CBM) dengan Papua Nugini serta mempertegas peran Indonesia dalam diplomasi pertahanan maritim di tingkat internasional.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjalin hubungan militer yang kuat, tetapi juga mempererat tali persahabatan dan memperkokoh hubungan kedua negara. Ini adalah langkah strategis bagi TNI AL untuk terus mendukung politik luar negeri Indonesia,” ungkap Laksamana Muhammad Ali.

Kegiatan bakti sosial yang tengah berlangsung ini diharapkan dapat menjadi simbol solidaritas dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Papua Nugini, serta menjadi contoh konkret bagi diplomasi maritim yang berorientasi pada perdamaian dan kesejahteraan bersama.(red)

 

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *