Press "Enter" to skip to content

GTRA Summit Karimun 2023 Hasilkan Rencana Aksi Deklarasi Karimun untuk Akselerasi Reforma Agraria

Social Media Share

Wamen ATR/Waka BPN, Raja Juli Antoni. (Foto:Ist)

KARIMUN, NP – Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit Karimun 2023 secara resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni, pada Rabu (30/08/2023) sore. Dalam sambutannya dikatakan bahwa untuk menjalankan Reforma Agraria perlu ada komitmen kuat dan kerja keras bersama seluruh pihak terkait.

Wamen ATR/Waka BPN juga menyebut, perlu ada terobosan baru yang dilakukan secara kontinyu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Setelah kegiatan GTRA Summit Karimun 2023 ini, hendaknya apa yang kita kerjakan ini tak hanya pekerjaan yang sifatnya rutinitas semata, apalagi pekerjaan yang ternyata tak bisa dieksekusi di lapangan. Namun, hendaknya Bapak dan Ibu menjadi lebih semangat untuk bekerja bersama, bekerja sesuai otoritas masing-masing untuk Reforma Agraria kita bersama,” ujar Wamen ATR/Waka BPN di Aston Hotel Karimun, Kepulauan Riau.

Dalam penutupan ini, Raja Juli Antoni menerima Rumusan Hasil Deklarasi GTRA Summit Karimun 2023 yang diserahkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Dalu Agung Darmawan dan Direktur Landreform, Dadat Dariatna. Direktur Landreform di kesempatan ini menjelaskan, Rumusan Hasil Deklarasi Karimun yang berisi rencana aksi tersebut secara luas menyebut bahwa peserta GTRA Summit Karimun 2023 berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan legalisasi aset permukiman di atas air, pulau-pulau kecil dan pulau-pulau kecil terluar; menyelesaikan konflik agraria pada aset BMN/BMD, BUMN/BUMD yang dikuasai oleh masyarakat; menyelesaikan permasalahan tanah transmigrasi; serta menyelesaikan permasalahan Redistribusi Tanah yang berasal dari pelepasan kawasan hutan.

“Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut, peserta GTRA Summit Karimun 2023 bersama-sama menjabarkan Deklarasi Karimun dalam rincian rencana aksi untuk mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria pada tahun 2023-2024, yang kemudian disebut sebagai Rencana Aksi Deklarasi Karimun,” terang Dadat Dariatna ketika membacakan rumusan hasil pertemuan puncak GTRA Summit Karimun 2023.

Sebelumnya, pada Rabu (30/08/2023) pagi tadi, GTRA Summit Karimun 2023 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama dengan Menteri ATR/Kepala BPN. Terdapat rangkaian acara lanjutan, mulai dari penyerahan 36 sertipikat aset hingga penyerahan 2.035 sertipikat tanah masyarakat Kepulauan Riau oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto. Di samping itu, terdapat side event GTRA Summit Karimun 2023 yang dihadiri Menteri ATR/Kepala BPN, seperti kegiatan penyerahan bantuan UMKM dan BPJS Ketenagakerjaan, Pameran Gebyar Melayu Pesisir, serta Kenduri Durian. Di momen besar GTRA Summit Karimun 2023 ini, Menteri ATR/Kepala BPN juga memberikan 200 tanaman bakau dan melepaskan 23.300 benih ikan ke perairan di Pulau Karimun. (red/rls)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *