Press "Enter" to skip to content

Kolinlamil Gelar Upacara Bendera, Implementasikan Trisila TNI AL dan PHST

Social Media Share

Prajurit dan PNS Kolinlamil mengikuti Upacara Bendera 17-an.(Ist).

JAKARTA, NP — Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menggelar Upacara Bendera 17-an di Lapangan Moeljono Silam, Markas Komando Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (17/9/2025). Upacara ini menjadi bagian dari pengamalan nilai-nilai Trisila TNI Angkatan Laut dan Perintah Harian Sifat Tetap (PHST), yang merupakan fondasi kehidupan prajurit dalam menjalankan tradisi militer.

Upacara dipimpin oleh Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Kadisinfolahta) Kolinlamil, Kolonel Laut (KH) Budi Sulistiyono, dan diikuti oleh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kolinlamil.

Dalam amanat Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksda TNI Rudhi Aviantara yang dibacakan Kadisinfolahta, disampaikan bahwa upacara kali ini memiliki makna khusus, mengingat hanya berselang sepekan sejak TNI Angkatan Laut merayakan HUT ke-80.

“Momentum bersejarah ini harus kita syukuri. TNI AL terus menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan dinamika lingkungan strategis. Kolinlamil sebagai Komando Utama Operasi memiliki peran penting dalam pelaksanaan angkutan laut militer, termasuk pengiriman pasukan, bantuan kemanusiaan, hingga mendukung angkutan mudik nasional,” ujar Pangkolinlamil dalam amanat tersebut.

Lebih lanjut, Pangkolinlamil menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Sejumlah prinsip kepemimpinan dan nilai moral kembali ditegaskan sebagai pedoman dalam bekerja dan bersikap.

“Berbaktilah tanpa tapi, lakukan tanpa nanti, semangat tanpa tepi, berdoalah tanpa henti. Disiplin tanpa diawasi, tepat waktu tanpa diingatkan, bertanggung jawab tanpa diminta, dan bekerja dengan baik tanpa harus diperintah,” demikian disampaikan.

Dalam upacara tersebut, Kadisinfolahta juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga etika, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk judi daring, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga tindakan asusila.

Beberapa poin penting turut ditekankan, di antaranya:

* Penerapan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila TNI AL bagi prajurit, serta Panca Prasetya Korpri bagi PNS.
* Peningkatan wawasan dan kompetensi individu demi mendukung profesionalitas TNI.
* Komitmen terhadap sinergi dengan Polri dan masyarakat, serta menjauhi sikap arogansi yang merugikan institusi.

Upacara bendera rutin ini, selain sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, juga menjadi sarana refleksi dan pembinaan karakter bagi setiap insan Kolinlamil dalam menjalankan tugas negara secara profesional dan bermartabat.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *