Press "Enter" to skip to content

Pushidrosal Sosialisasikan Almanak Nautika Indonesia 2026 dan Aplikasi Info Maritim

Social Media Share

Asops Danpushidrosal Laksma TNI Dwi Jantarto sampaikan sambutan pada sosialisasi Almanak Nautika Indonesia 2026.(Ist)

JAKARTA, NP — Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar sosialisasi Almanak Nautika Indonesia (ANI) 2026 serta Aplikasi Info Pushidrosal di Gedung Graha Jala Puspita, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian nasional di bidang nautika dan navigasi astronomi.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor pelayaran, maritim, dan pendidikan, antara lain perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat KPLP Jakarta, Distrik Navigasi Tanjung Priok, serta sejumlah institusi seperti INSA, IKPPNI, STIP Jakarta, BP3IP Jakarta, dan berbagai akademi maritim.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Operasi Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dwi Jantarto, menegaskan bahwa penerbitan Almanak Nautika Indonesia merupakan bagian dari upaya memperkuat Maritime Domain Awareness. Menurutnya, ANI tidak sekadar menjadi simbol kemandirian data, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pelayaran, pertahanan, pendidikan, serta pengembangan ilmu pengetahuan.

“Data dalam almanak ini diolah secara mandiri di dalam negeri. Ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap sistem navigasi asing, khususnya pada kondisi kontingensi seperti perang elektronika,” ujar Dwi.

Foto bersama peserta sosialisasi Almanak Nautika Indonesia 2026. Sinergi pertahanan.(Ist)

Almanak nautika adalah referensi klasik yang telah digunakan oleh pelaut selama berabad-abad untuk menentukan posisi kapal berdasarkan benda-benda langit. Kendati saat ini sistem navigasi modern seperti Global Positioning System (GPS) mendominasi, keberadaan almanak tetap relevan, terutama dalam situasi gangguan satelit seperti GPS jamming dan AIS spoofing.

Sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, Pushidrosal memiliki mandat menyelenggarakan survei dan pemetaan hidro-oseanografi untuk kepentingan pertahanan dan keselamatan pelayaran. Penerbitan ANI merupakan bagian dari komitmen jangka panjang lembaga tersebut dalam meningkatkan layanan publik dan mendukung pembangunan nasional di sektor maritim.

Edisi 2026 menjadi edisi pertama yang secara resmi diterbitkan oleh Pushidrosal, menyusul peluncuran resminya pada 10 September 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Laut. Penyusunan almanak dilakukan melalui kolaborasi strategis antara Pushidrosal, FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Observatorium Bosscha, dan telah melewati tahap uji ilmiah di Kepulauan Seribu pada Juni 2025 lalu.

Sejak 2024, proses penyusunan ANI telah melibatkan akademisi dalam proses validasi data astronomi. Sinergi ini menunjukkan kolaborasi erat antara kekuatan pertahanan negara dan lembaga pendidikan tinggi nasional.

Peluncuran Aplikasi Info Pushidrosal turut mempertegas komitmen Pushidrosal dalam mendukung transformasi digital di lingkungan TNI Angkatan Laut. Aplikasi ini diharapkan menjadi sumber informasi maritim yang terpercaya dan mudah diakses bagi masyarakat, pelaut, dan pemangku kepentingan terkait.

Melalui penerbitan Almanak Nautika Indonesia 2026 dan inovasi digital lainnya, Pushidrosal berupaya memperkuat ketahanan maritim nasional sekaligus mengambil peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *