Menteri Wihaji saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media.(Ist)
PALEMBANG, NP – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Dr. Wihaji, S.Ag. M.Pd. didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyalurkan bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sejumlah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Posyandu Mawar, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Selasa (15/4).
Program ini merupakan bagian dari upaya nasional percepatan penurunan stunting, khususnya dalam memastikan kecukupan gizi pada kelompok rentan sejak masa kehamilan hingga usia balita.
Menteri Wihaji menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan kunci penting dalam mencegah stunting. “Prinsipnya, salah satu fungsi MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita adalah untuk mencegah supaya tidak terjadi stunting. Pencegahan stunting itu dimulai dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari ibu hamil sampai baduta. Karena itu mereka diberi asupan gizi agar setelah usia dua tahun, Insya Allah, aman. Kalau sudah lewat dua tahun dan terjadi stunting, penyembuhannya cukup sulit,” terang Menteri Wihaji dalam siaran pers, Rabu (16/4/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menargetkan jumlah penerima MBG mencapai 3 juta orang pada April 2025 dan meningkat hingga 8 juta penerima sampai akhir tahun 2025. “Kalau yang sudah siap, kita cek, kita pastikan, nanti kita evaluasi apakah ada masalah di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan bahwa pendanaan program MBG sepenuhnya berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Kita punya tanggung jawab moril sebagai wakil pemerintah pusat untuk mengawasinya,” tegas Gubernur Herman.
Berdasarkan data dari salah satu Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Kota Palembang, program MBG telah menjangkau sekitar 3.400 penerima. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Khusus di Posyandu Mawar, tercatat 5 ibu hamil dan 42 balita telah menerima manfaat MBG.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, serta Ketua Ikatan Istri (IKATRI) DPRD Provinsi Sumsel, Noeke Anggraini.
Program MBG menjadi langkah konkret dalam memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh sehat dan berkualitas sejak dini, serta merupakan bagian dari sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung target nasional penurunan stunting.(red)







Be First to Comment