Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali berkesempatan mengunjungi Pakistan Naval Academy PNS Rahbar, kapal selam terbaru PNS Hangor, dan kapal frigat PNS Tughril (F261). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Dalam rangka memperkuat hubungan kerja sama strategis, delegasi TNI AL yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Asintel Kasal, Asops Kasal, Aspers Kasal, Danguskamla Koarmada I, serta sejumlah staf, melaksanakan pertemuan dengan sejumlah pejabat dan kunjungan ke fasilitas penting Angkatan Laut Pakistan.
Pertemuan dilaksanakan dengan Presiden Pakistan, H.E. Asif Ali Zardani, Chief of Defence Forces (CDF)/Chief of Army Staff (COAS), Field Marshal Asim Munir, serta Chief of Naval Staff Pakistan Navy, Admiral Naveed Ashraf, di Islamabad.
Selama berada di Karachi, delegasi TNI AL juga melaksanakan pertemuan dengan Managing Director Karachi Shipyard and Engineering Works, Rear Admiral Salman Ilyas, Commander Karachi, Vice Admiral Muhammad Faisal Abbas, Commander Coastal Command, Vice Admiral Faisal Amin, serta Commander Pakistan Fleet, Vice Admiral Abdul Munib.
Dalam kunjungan tersebut, Kasal berkesempatan mengunjungi Pakistan Naval Academy PNS Rahbar, kapal selam terbaru PNS Hangor, serta kapal frigat PNS Tughril (F261).
Pertemuan bilateral tersebut diselenggarakan dalam semangat persahabatan dan kesamaan visi-misi untuk menjaga perdamaian serta stabilitas kawasan. Sejumlah poin strategis dibahas secara komprehensif, di antaranya peningkatan kerja sama latihan bersama, pengembangan sumber daya manusia melalui pengiriman personel untuk mengikuti pendidikan dan kursus, penjajakan pengembangan kekuatan pertahanan dan teknologi kemiliteran, serta kolaborasi lintas kelembagaan.
Kunjungan ke sejumlah fasilitas dan alat utama sistem senjata (Alutsista) Pakistan juga menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan mengenai pengembangan kualitas pendidikan, latihan, manajemen operasional armada, peningkatan kapasitas dan teknologi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam), serta penguatan industri pertahanan nasional dalam mendukung kemandirian pertahanan.
Kasal dalam siaran pers, Rabu (16/9/2026), menyampaikan bahwa peningkatan hubungan kerja sama tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas diplomasi Angkatan Laut sebagaimana diamanatkan konstitusi.
“Peningkatan hubungan kerja sama merupakan implementasi tugas diplomasi Angkatan Laut sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi sekaligus merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan dan persahabatan (confidence building measure), meningkatkan kapasitas pertahanan, serta menjaga stabilitas dan menjamin keamanan maritim,” ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Menurutnya, upaya tersebut selaras dengan arahan Presiden RI untuk berperan aktif dalam memperkuat hubungan antarnegara dengan prinsip Thousand Friends, Zero Enemy. Prinsip tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk mendukung kebijakan luar negeri bebas aktif sekaligus menjunjung tinggi rasa saling menghormati antarbangsa di dunia. (red)







Be First to Comment