Press "Enter" to skip to content

Hari Ketiga, 129 Korban KMP Virgo Transport 8 Masih Dicari . (Foto: Ist)

Social Media Share

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan operasi SAR KMP Virgo Transport 8. (Foto: Ist)

KALSEL, NP — Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Dalam operasi SAR hari ketiga, Selasa (15/9/2026), sebanyak 22 korban dalam keadaan selamat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Para korban dievakuasi menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) Lanal Banjarmasin setelah sebelumnya berhasil diselamatkan KM Cahaya Bahari Jaya dan kemudian ditransfer ke KRI Nala.

Pada pukul 11.23 WITA, helikopter HR-3601 tiba di Bandara Syamsudin Noor dengan membawa dua korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific. Selanjutnya, pada pukul 11.55 WITA, helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama dengan membawa dua korban meninggal dunia lainnya dari TB Trans Coal Pacific.

Hingga saat ini, sebanyak 114 orang telah dievakuasi, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 129 orang masih dalam pencarian dan menjadi fokus utama operasi SAR hari ketiga.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii terus memantau pelaksanaan operasi SAR dan memastikan seluruh unsur SAR Gabungan mengoptimalkan upaya pencarian, baik melalui jalur laut maupun udara. “Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan search area dapat ditentukan secara efektif dan peluang ditemukannya korban semakin besar,” ujar Mohammad Syafii dalam keterangan persnya, Selasa (15/9/2026).

Sementara itu, unsur laut terus bergerak menuju area pencarian yang telah ditentukan. Operasi pencarian juga diperkuat unsur udara. Pesawat Cessna 208 Caravan telah melaksanakan kegiatan operasi dan tiba di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.40 WITA.

Operasi SAR hari ketiga diperkuat 1.097 personel yang terdiri atas Basarnas dan instansi pendukung, antara lain unsur SAR Laut TNI AL, Polda Kalimantan Selatan, kapal pendukung, unsur udara, serta potensi SAR. Operasi tersebut didukung lima unit alat utama sistem senjata (alutsista) udara dan 17 unit alut laut.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih memprioritaskan pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan. Selain mengoptimalkan penyisiran melalui Search and Rescue Unit (SRU) laut dan udara, tim juga terus melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan serta memperbarui data korban secara berkelanjutan.

Evaluasi terhadap area pencarian dilakukan berdasarkan perkembangan operasi, kondisi lingkungan, serta informasi terbaru yang diperoleh Tim SAR Gabungan di lapangan. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *