TNI AL mengerahkan KRI Teluk Parigi-539 untuk mengangkut sekitar 50 ton bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, menuju Maumere, NTT, Selasa (25/8/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – TNI AL bergerak cepat mengirim sekitar 50 ton bantuan logistik dan perlengkapan penanggulangan bencana untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan melalui Operasi Dukungan Angkutan Laut Penanggulangan Bencana (Opsduk Gulbencal) menggunakan KRI Teluk Parigi-539 (TGI-539) dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2026).
Pengiriman ini menjadi langkah cepat TNI AL untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera tiba di lokasi bencana. KRI Teluk Parigi-539 yang berada di bawah jajaran Satlinlamil tersebut dikomandani Letkol Laut (P) Agus Wahyu U. dengan rute Surabaya-Jakarta-Maumere.
“Seluruh proses embarkasi barang dan perbekalan kapal berjalan lancar dan aman. Kapal siap melanjutkan lintas laut menuju titik debarkasi di Maumere, NTT, guna mempercepat pendistribusian bantuan,” tegas Letkol Laut (P) Agus Wahyu U., Komandan KRI Teluk Parigi-539.
Puluhan ton bantuan yang diangkut mencakup kebutuhan mendesak bagi para pengungsi, mulai dari beras, mi instan, biskuit, sarden, rendang, susu, air mineral, toren air, terpal, kasur lipat, bantal, tikar dan selimut, hingga genset serta peralatan pendukung lainnya.
Bantuan kesehatan dan kebutuhan personal juga turut dikirim, seperti obat-obatan, perlengkapan P3K, popok bayi dan dewasa, pembalut, perlengkapan kebersihan, serta pakaian layak pakai.
Pengiriman bantuan tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pengurus Jalasenastri Cabang 2 Satlinlamil 1, Relawan Sahabat Indonesia, dan sejumlah pihak lainnya.
Langkah cepat ini menegaskan kehadiran TNI AL dalam penanganan bencana. Tidak sekadar mengangkut bantuan, operasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan bergerak cepat dari pusat menuju masyarakat yang paling membutuhkan. (red)







Be First to Comment